Berita

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW/RMOL

Politik

Singgung Politik Garam, Zulhas: Politik PAN Gunakan Nilai Islam Rahmatan Lil 'Alamin

SELASA, 26 OKTOBER 2021 | 22:26 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Gaya politik Partai Amanat Nasional (PAN) adalah politik garam. Yakni, politik mengedepankan tentang isi dan tema, bukan sekadar soal bungkus atau judul.

Begitu dikatakan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bertema "Meneladani Perjuangan Rasulullah Dalam Membangun Peradaban yang Berakhlaqul Karimah" di Kantor DPP PAN, Mampang, Jakarta Selatan, Selasa (26/10).

"Sebagaimana dikemukakan, Bung Hatta dan Buya Hamka, kita bukan politik gincu. Politik garam, isi dan rasa. Nilai-nilai Islam itu yang kita perjuangkan, bukan logonya, tetapi, nilai-nilainya," kata Zulkifli Hasan.


Zulhas, begitu dia karib disapa, mencontohkan bagaimana pendekatan nilai-nilai itu mampu dipakai dengan baik oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan ketika memperjuangkan hak kaum perempuan untuk mengenakan jilbab.

"Dia (Erdogan) membela rakyatnya yang pake jilbab itu tidak pakai Quran dan hadis. Tapi dia pakai hak-hak asasi manusia. Dia bela pakai nilai-nilai universal, yang nilai-nilainya itu pastilah yang dasarnya Quran dan hadis," katanya.

Lanjut Wakil Ketua MPR RI, cara Erdogan itu yang ingin dicontoh dalam perjuangan PAN. Yakni, menjadikan Alquran dan Hadis sebagai nilai-nilai yang menjadi cara melakukan pendekatan pada masyarakat.

"Itulah PAN, kita berjuang melalui value nilai-nilai yang Islami itu, yang rahmatan lil 'alamin," pungkasnya.

Pada acara kali ini, PAN juga diberikan 3.000 paket sembako untuk fakir miskin dan anak yatim. Paket sembako diberikan secara simbolis kepada 40 anak yang hadir secara fisik.

Hadir dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Ketua Badan Kehormatan PAN Soetrisno Bachir, Wakil Ketua Umum PAN Yandri Susanto dan Viva Yoga Mauladi serta Sekjen PAN Eddy Soeparno.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

UPDATE

Waspada Pemutihan Lahan Sawit Ilegal Secara Massal!

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:48

Pertemuan Eggi-Damai Lubis dengan Jokowi Disebut Diplomasi Tingkat Tinggi

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:23

Sudewo Juga Tersangka Suap Jalur Kereta Api, Kasus Pemerasan Jadi Pintu Masuk

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Damai Lubis Merasa Serba Salah Usai Bertemu Jokowi dan Terima SP3

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Putusan MK 234 Koreksi Sikap Polri dan Pemerintah soal Polisi Isi Jabatan Sipil

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:48

Khofifah: Jawa Timur Siap jadi Lumbung Talenta Digital Nasional

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:25

The Game Changer Kedua

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:59

Persiden Cabut Izin 28 Perusahaan, Kinerja Kemenhut Harus Tetap Dievaluasi

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:45

Evakuasi Korban Pesawat Jatuh

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:20

Pemerintah Diminta Perbaiki Jalan Rusak di Akses Vital Logistik

Rabu, 21 Januari 2026 | 04:59

Selengkapnya