Berita

Presiden Joko Widodo/Repro

Politik

Khawatir Muncul Third Wave, Jokowi Minta Jajaran Pusat dan Daerah Buat Aturan Detail Pencegahan Covid-19

SELASA, 26 OKTOBER 2021 | 18:37 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun 2021 ini diwanti-wanti Presiden Joko Widodo. Pasalnya, berdasarkan pengalaman tahun lalu momen ini menjadi penyebab kasus positif Covid-19 melonjak.

Untuk mengantisipasi kejadian sepeti itu, Jokowi memerintahkan jajarannya di pusat hingga daerah agar bisa membuat langkah pencegahan secara matang.

"Saya minta betul-betul agar dikelola, diatur, sehingga Natal dan Tahun Baru ini berjalan dengan tidak ada kerumunan," ujar Presiden Joko Widodo saat memberikan pengarahan kepada para kepala daerah se-Indonesia, Senin (25/10).


Kata Jokowi, berdasarkan hasil survei ada 19,9 juta orang yang berniat mudik pada momen libur tersebut. Menurutnya jumlah tersebut tidak sedikit, sehingga harus diantisipasi oleh semua provinsi, kabupaten, dan kota.

"Harus mengingatkan warganya agar Natal dan Tahun Baru ini lebih baik tidak bepergian ke mana-mana," pintanya.

Maka dari itu, JOkowi menginginkan seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) berperan penting dalam menyosialisasikan lankah pencegahan penularan Covid-19. Terutama, untuk mengantisipasi kemungkinan gelombang ketiga yang tidak diharapkan.

Di samping itu, dia juga meminta jajaran kementerian terkait untuk mempersiapkan langkah antisipasi jelang Nataru ini dengan merancang secara detail aturan untuk masyarakat.

"Sekali lagi, tetap sesuai dengan protokol kesehatan dengan gas dan rem yang dinamis, selalu waspada, siap siaga, cepat bertindak, itu yang terus harus kita jaga," demikian Jokowi.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

UPDATE

Waspada Pemutihan Lahan Sawit Ilegal Secara Massal!

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:48

Pertemuan Eggi-Damai Lubis dengan Jokowi Disebut Diplomasi Tingkat Tinggi

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:23

Sudewo Juga Tersangka Suap Jalur Kereta Api, Kasus Pemerasan Jadi Pintu Masuk

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Damai Lubis Merasa Serba Salah Usai Bertemu Jokowi dan Terima SP3

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Putusan MK 234 Koreksi Sikap Polri dan Pemerintah soal Polisi Isi Jabatan Sipil

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:48

Khofifah: Jawa Timur Siap jadi Lumbung Talenta Digital Nasional

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:25

The Game Changer Kedua

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:59

Persiden Cabut Izin 28 Perusahaan, Kinerja Kemenhut Harus Tetap Dievaluasi

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:45

Evakuasi Korban Pesawat Jatuh

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:20

Pemerintah Diminta Perbaiki Jalan Rusak di Akses Vital Logistik

Rabu, 21 Januari 2026 | 04:59

Selengkapnya