Berita

Ketua Komisi V DPR RI Lasarus/Net

Politik

Ketua Komisi V: Kereta Cepat Harus Diaudit dan Disampaikan ke Publik Agar Tidak Mencurigakan

SELASA, 26 OKTOBER 2021 | 11:26 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah didesak untuk melaporkan hasil audit proyek kereta cepat yang bakal dibangun dalam waktu dekat. Hal ini guna meminimalisir terjadinya kecurigaan dari masyarakat terlebih dana tersebut menggunakan APBN sebagai penyertaan modal bussiness to bussiness (B to B).

Desakan disampaikan Ketua Komisi V DPR RI Lasarus ketika berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL terkait pembangunan proyek kereta cepat yang menuai pro dan kontra di kalangan masyarakat, Selasa (26/10).

“Itu harus diaudit dulu, kenapa anggarannya membengkak dan sebabnya apa? Kemudian hasil auditnya dilaporkan ke masyarakat, sehingga tidak menjadi sesuatu yang mencurigakan,” tegas Lasarus.


Sebagai wakil rakyat, Lasarus masih bertanya-tanya kenapa anggaran proyek yang dicanangkan era Menteri BUMN Rini Soemarno ini membengkak. Pertanyaan mengerucut pada perencanaan awal yang kemudian menjadi amburadul.

“Orang pasti akan mempertanyakan kenapa anggarannya membengkak begitu besar,” katanya.

Disinggung mengenai APBN andil dalam proyek tersebut, Lasarus tegas menjelaskan bahwa uang negara nantinya akan digunakan sebatas penyertaan modalnya saja, lantaran proyek ini merupakan proyek bisnis dengan bisnis bukan pemerintah dengan pemerintah (G to G).

"Proyek kereta cepat itu penyertaan modal, ya memang pakai duit APBN tapi ini investasi,” tutupnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Wall Street Merah Sambut Keputusan The Fed

Kamis, 30 Juli 2026 | 08:21

Piutang Pajak Tidak Tertagih Tembus Rp47,4 Triliun di Akhir 2025

Kamis, 30 Juli 2026 | 08:02

Perpres Baru Bakal Jadi Landasan Utama Tata Kelola Distribusi LPG 3 Kg

Kamis, 30 Juli 2026 | 07:45

AS Jatuhkan Sanksi Baru ke Jaringan IRGC di Selat Hormuz

Kamis, 30 Juli 2026 | 07:30

The Fed Tahan Suku Bunga di 3,5-3,75 Persen

Kamis, 30 Juli 2026 | 07:16

Bursa Eropa Melemah, Sektor Barang Mewah Seret Pergerakan Pasar

Kamis, 30 Juli 2026 | 06:59

AMG Jadi Rujukan Pemakaman Muslim Modern Pertama di Indonesia

Kamis, 30 Juli 2026 | 06:54

MUI Segera Bawa Naskah RUU Anti-LGSP ke DPR dan Pemerintah

Kamis, 30 Juli 2026 | 06:28

Pembakar Rumah Hakim PN Medan Divonis 6 Tahun Penjara

Kamis, 30 Juli 2026 | 06:13

Operator Jangan Bebankan Biaya Tambahan Pasca Putusan MK

Kamis, 30 Juli 2026 | 05:43

Selengkapnya