Berita

Perdana Menteri Prayut Chan-o-cha./Net

Dunia

PM Prayut Tugaskan Menteri Perdagangan Thailand Usut Kasus Impor Sarung Tangan Medis Palsu

SELASA, 26 OKTOBER 2021 | 09:27 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kasus sarung tangan medis palsu berjumlah puluhan juta yang diimpor dari Thailand ke AS berlanjut pada perintah penyelidikan oleh Perdana Menteri Prayut Chan-o-cha.

Perintah ini menyusul laporan investigasi oleh CNN.

Juru bicara pemerintah Thanakorn Wangboonkongchana mengatakan bahwa Prayut telah menugaskan Wakil Perdana Menteri dan Menteri Perdagangan Jurin Laksanawisit untuk menyelidiki masalah tersebut.


"Sekitar 80 juta sarung tangan karet palsu diyakini diimpor ke AS dan Kementerian Perdagangan telah meminta informasi lebih lanjut tentang kasus ini dari Food and Drug Administration (FDA)," kata Jurin, seperti dikutip dari Bangkok Post, Selasa (26/10).

Kolonel Polisi Neti Wongkulap, Komisioner Sub Bagian 4 Divisi Perlindungan Konsumen Polisi (CPPD), mengatakan dua kasus yang dilaporkan CNN pertama kali ditangani Desember lalu oleh Divisi Pemberantasan Kejahatan yang telah meneruskan kasus ini ke kejaksaan.

"Sejauh ini tidak ada kasus penipuan yang terkait dengan kasus produksi alat kesehatan yang tidak sah yang diajukan ke CPPD," kata Kolonel Neti.

Dia mengatakan laporan Investigasi CNN menyangkut dua kasus sarung tangan medis palsu di Thailand. Kasus pertama, katanya, berkaitan dengan produksi dan pengemasan ulang sarung tangan medis yang tidak sah dan penggunaan dua merek dagang yang melanggar hukum, SkyMed dan Sri Trang.

"Kasus kedua adalah produksi sarung tangan medis nitrit palsu oleh Athip Chumphon, yang awal tahun lalu menjadi berita utama ketika ia dilaporkan terlibat dalam penimbunan kontroversial jutaan masker bedah selama wabah Covid-19," kata Kolonel Neti.

Supattra Boonserm, wakil sekretaris jenderal FDA, mengatakan kepada CNN bahwa meskipun puluhan juta sarung tangan bekas yang disita di negara lain ditemukan dalam paket yang berisi merek dagang SkyMed, itu tampaknya adalah produk palsu.

Dia mengatakan bahwa penyelidikan FDA menemukan bahwa SkyMed tidak mengimpor sarung tangan medis ke Thailand atau memproduksi sarung tangan sendiri di negara tersebut.

"Dalam penggerebekan yang dilakukan Desember lalu di sebuah gudang milik Paddy The Room Trading, pihak berwenang menemukan sejumlah besar sarung tangan bekas dan sejumlah pekerja mengemas sarung tangan itu dalam paket baru yang berisi label SkyMed," katanya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya