Berita

Menteri Pemuda Venezuela, Mervin Maldonado/Net

Dunia

Dibayangi Keraguan Orangtua dan Guru, Venezuela Kembali Buka Pembelajaran Tatap Muka

SELASA, 26 OKTOBER 2021 | 08:49 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Lebih dari 11 juta siswa tingkat sekolah umum dan mahasiswa Venezuela kembali melakukan proses pembelajaran tatap muka pada Senin (25/10) waktu setempat setelah ditutup selama terjadi pandemi Covid-19.

Pembukaan Senin diputuskan setelah sebelumnya terjadi beberapa kali penundaan, di tengah puncak baru dalam infeksi dan penundaan vaksinasi.

Menteri Pemuda Mervin Maldonado mengatakan 8,7 juta anak akan kembali ke ruang kelas di seluruh negeri dan sekitar 3,1 juta siswa akan melanjutkan kuliah di universitas.


Namun pembukaan kembali pembelajaran tatap muka bukan tanpa kekhawatiran.

Seorang ibu, Jenny Bejarano, mengatakan bahwa dia merasa sedikit gugup tentang potensi infeksi virus corona ketika dia menurunkan putranya Fabian di sekolah Unit Pendidikan Eksperimental Venezuela di Caracas tengah.

Sementara Bejarano, seorang staf kardiorespirasi di sebuah klinik swasta mengatakan bahwa keraguan itu wajar karena fasilitas kesehatan Venezuela yang tidak memadai.

"Sistem kesehatan kita, itu bukan rahasia dari siapa pun, kurang," kata Bejarano, seperti dikutip dari Reuters.

Dia mengatakan ada kelangkaan obat-obatan dan persediaan yang mendalam.

Perwakilan masyarakat Pedro Zambrano mengatakan bahwa sekitar 40 persen dari 1.700 siswa sekolah yang terdaftar kembali ke kelas pada hari Senin.

"Bagi kami kembali ke kelas adalah penting, tetapi kami memiliki keraguan," kata Maria Clemente, seorang pejabat di Federasi Guru Venezuela, yang memiliki sekitar 325.000 anggota.

"Beberapa guru akan tetap absen karena takut sakit atau karena gaji rendah," katanya, menambahkan bahwa gaji bulanan maksimum untuk anggotanya adalah 118 bolivar, setara dengan 27 dolar AS.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya