Berita

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon/Net

Politik

Fadli Zon: Sebaiknya Harga Dasar Tes PCR Dibuka, Jangan Jadikan Penderitaan Rakyat Sebagai Bisnis

SELASA, 26 OKTOBER 2021 | 07:55 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Harga tes PCR yang mengalami penurunan drastis dari masa di awal pandemi Covid-19 menuai sorotan publik. Pasalnya, angka penurunan harga dari Rp 2 juta menjadi hanya Rp 300 ribu.

Atas alasan itu, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mendesak pemerintah untuk membuka secara gamblang berapa sebenarnya harga dasar PCR. Dia tidak ingin pandemi justru dimanfaatkan sekelompok orang untuk meraup rente.

“Sebaiknya terbuka atau dibuka berapa harga dasar tes PCR. Jangan menjadikan pandemi Covid-19 ini bisnis di atas penderitaan rakyat,” tegasnya lewat akun media sosial, Selasa pagi (26/10).


Menurutnya, pemerintah seharusnya mengeluarkan kebijakan untuk penurunan harga PCR. Pasalnya, pernyataan dari pemerintah terbukti efektif menurunkan harga PCR secara drastis.

“Bahkan hanya dengan sekali pernyataan,” sambungnya.

Senada itu, Deklarator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) M. Said Didu merasa aneh lantaran harga PCR turun teramat drastis. Baginya penurunan dari Rp 2 juta menjadi Rp 300 ribu justru meningkatkan kecurigaan terhadap "bisnis" PCR.

“Jika sekarang bisa dengan harga Rp 300 ribu, artinya biayanya di bawah Rp 300 ribu. Mari menduga berapa untung yang sudah mereka nikmati di balik aturan selama ini?” ujarnya lewat akun media sosial pribadinya.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

UPDATE

Waspada Pemutihan Lahan Sawit Ilegal Secara Massal!

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:48

Pertemuan Eggi-Damai Lubis dengan Jokowi Disebut Diplomasi Tingkat Tinggi

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:23

Sudewo Juga Tersangka Suap Jalur Kereta Api, Kasus Pemerasan Jadi Pintu Masuk

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Damai Lubis Merasa Serba Salah Usai Bertemu Jokowi dan Terima SP3

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Putusan MK 234 Koreksi Sikap Polri dan Pemerintah soal Polisi Isi Jabatan Sipil

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:48

Khofifah: Jawa Timur Siap jadi Lumbung Talenta Digital Nasional

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:25

The Game Changer Kedua

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:59

Persiden Cabut Izin 28 Perusahaan, Kinerja Kemenhut Harus Tetap Dievaluasi

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:45

Evakuasi Korban Pesawat Jatuh

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:20

Pemerintah Diminta Perbaiki Jalan Rusak di Akses Vital Logistik

Rabu, 21 Januari 2026 | 04:59

Selengkapnya