Berita

Perdana Menteri Boris Johnson/Net

Dunia

Percakapan Putin-Johnson: Walau Bersitegang, Rusia-Inggris Tetap Berkomitmen untuk Bergandengan Tangan

SELASA, 26 OKTOBER 2021 | 07:22 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Inggris menyambut baik langkah-langkah yang telah diambil Rusia dalam beberapa hari terakhir untuk berkomitmen ke nol bersih pada tahun 2060. Hal itu disampaikan Perdana Menteri Boris Johnson selama percakapan teleponnya dengan Presiden Vladimir Putin pada Senin sore (25/10) waktu setempat.

Johnson mengatakan, sebagai sesama anggota tetap Dewan Keamanan PBB, Inggris dan Rusia memiliki tanggung jawab untuk bekerja sama mengatasi tantangan seperti perubahan iklim dan menjaga perjanjian internasional seperti Nuklir Iran.

Putin yang menyepakati hal-hal yang diutarakan Johnson, menyampaikan penyesalannya bahwa dia tidak dapat menghadiri KTT COP26 secara langsung mengingat situasi virus corona di Rusia. Ia akan hadir secara virtual dan mendukung penuh berlangsungnya KTT.


Percakapan yang terjadi beberapa hari menjelang KTT COP26 itu cukup jelas mengisyarakatkan bahwa hubungan Inggris Rusia yang tegang bisa melunak untuk beberapa hal. Johnson dan Putin telah menyadari hal itu.

Johnson jelas mengungkapkan bahwa hubungan Inggris saat ini dengan Rusia bukanlah yang seperti mereka harapkan. Ada beberapa hal yang membuat hubungan keduanya berada dalam fase yang sulit, seperti masalah keracunan di Salisbury pada 2018, serta desakan Inggris pada kedaulatan Ukraina.

Dalam pernyataan yang diterbitkan Kremlin, Putin berharap bahwa terlepas dari segala permasalahan antara Rusia dan Inggris, kedua negara harus terus menjalin kerja sama di sejumlah bidang.

"Kedua belah pihak sepakat untuk mempertahankan kontak yang diperlukan mengenai masalah yang dibahas selama percakapan," isi pernyataan Kremlin, seperti dikutip dari Tass.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya