Berita

Emirates Airline /Net

Dunia

Kabar Gembira, Maskapai Emirates Buka Lowongan Kerja untuk 6.000 Karyawan

SELASA, 26 OKTOBER 2021 | 06:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menyusul meredanya pandemi dan mulai dibukanya kembali pembatasan di seluruh dunia, maskapai penerbangan Emirates Airlines mengumumkan rencana untuk menambah tenaga kerja operasionalnya. Pihak maskapai dalam pernyataannya mengatakan mereka akan merekrut lebih dari 6.000 staf selama enam bulan ke depan.

Staf yang akan dibutuhkan antara lain pilot tambahan, awak kabin, spesialis teknik, dan staf darat.

“Emirates selalu menjadi jantung pertumbuhan Dubai. Peluang kami untuk 6.000 staf operasional tambahan, menandakan pemulihan ekonomi yang cepat. Sekaligus mengarah pada peluang dan perkembangan positif lainnya di berbagai bisnis, termasuk di sektor Konsumen, perjalanan, dan pariwisata," kata Ahmed bin Saeed Al Maktoum, Chairman dan Chief Executive, Emirates Airline and Group, seperti dikutip dari Al-Arabiya, Senin (25/10).


Ia berharap keberlangsungan maskapai bisa kembali kepada kehidupan sebelum pandemi, setidaknya pada pertengahan 2022.

Pada September, maskapai gtelah memulai kampanyenya di seluruh dunia untuk merekrut 3.000 awak kabin dan 500 karyawan layanan bandara, setelah pandemi Covid-19 memaksa maskapai yang berbasis di Dubai itu memberhentikan ribuan pramugari dan ratusan pilot.

"Permintaan perjalanan wisata saat ini telah meningkat kembali, Emirates sekarang akan membutuhkan 700 staf darat tambahan di Dubai dan di seluruh jaringannya," kata maskapai itu.

Maskapai juga menawarkan peluang karir bagi 600 pilot yang memenuhi syarat yang tertarik untuk bergabung dengan tim Operasi Penerbangan maskapai global yang berbasis di Dubai.

Emirates adalah operator pesawat Boeing 777 dan A380 terbesar di dunia. Armadanya saat ini terdiri dari 263 pesawat berbadan lebar dan maskapai ini memiliki sejumlah pesawat baru untuk memenuhi permintaan di masa mendatang, termasuk jenis pesawat Airbus A350, Boeing 787-9 dan Boeing 777-X.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya