Berita

Kepala Delegasi Rusia untuk Negosiasi Keamanan Militer, Konstantin Gavrilov/Net

Dunia

Ukraina Ancam Gempur Rusia dengan Rudal, Ahli: Menggelikan karena Kiev Tidak Punya Sumber Daya untuk Program Misilnya

SELASA, 26 OKTOBER 2021 | 06:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ancaman Ukraina untuk mengepung Rusia dengan rudal yang sedang dikembangkannya, mendapat tanggapan ringan dari Kepala Delegasi Rusia untuk Negosiasi Keamanan Militer, Konstantin Gavrilov. Menurutnya, ancaman itu tidak perlu terlalu serius ditanggapi mengingat Kiev tidak memiliki sumber daya yang cukup untuk mengembangkan program misilnya.

Dalam wawancara di saluran TV Rossiya-24 pada Senin (25/10), Gavrilov menekankan bahwa pernyataan dari penasihat kepala kantor presiden Ukraina, Alexei Arestovich, itu adalah sesuatu yang menggelikan.

“Jangan dianggap serius. Pernyataan itu malah mengundang tawa. Orang ini tidak serius, dia hanya sedang bersiap untuk sesuatu yang tidak diduga," katanya seperti dikutip dari The Moscow Times, Senin (25/10).


Program rudal Ukraina didasarkan pada perkembangan Soviet yang saat ini kalah jauh dengan senjata masa kini. Aneh, jika ada pihak yang tetap menggunakan rudal yang tersisa dari periode Soviet karena jangkauannya terbatas.

"Bahkan, jangkauannya tidak akan bisa mencapai Moskow," lanjutnya.

Gavrilov mengatakan, selama delapan tahun tidak ada sesuatu yang dihasilkan dari pabrik tank Malyshev selain tiga kendaraan Oplot yang seringkali mengalami kerusakan tapi tetap nekat mengancam akan mengendarainya untuk menyerang.  

Namun demikin, Gavrilov tidak mengesampingkan kemungkinan bahwa Kiev akan mendapat kekuatan dari pasokan senjata yang diberikan oleh Barat yang selama ini menghasut Kiev.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya