Berita

Pembukaan Executive Education Program for Young Political Leader 4 Golkar Institute/Ist

Politik

Pesan Airlangga, Alumni Golkar Institute Harus Ambil Peran Strategis dalam Ekonomi Global

SENIN, 25 OKTOBER 2021 | 16:52 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Lulusan pendidikan Golkar Institute diharapkan bisa ikut serta mengambil peran strategis dan mengawal isu-isu ekonomi dunia.

Pesan tersebut ditekankan Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto pada dialog bertema “Signifikansi Indonesia Dalam Presidensi G20 Tahun 2022” dalam rangka pembukaan Executive Education Program for Young Political Leader 4 atau program pendidikan bagi pemimpin muda angkatan 4 di Kantor DPP Partai Golkar, Senin (25/10).

“Lulusan Golkar Institute bisa terlibat aktif seperti memberi rekomendasi perumusan kebijakan kepada para pemimpin negara-negara G20. Momentum presidensi G20 ini harus dimanfaatkan oleh lulusan-lulusan pelatihan Golkar Institute," kata Airlangga.


Dalam presidensi G20, jelasnya, akan banyak ruang partisipasi dan kolaborasi untuk berperan dalam rangkaian kegiatan Forum G20 yang akan diselenggarakan di Indonesia.

Airlangga berharap, pemuda bisa turut serta sebagai aktor dalam mengawal isu-isu ekonomi dunia.

“Pemuda itu sudah bukan lagi sebagai representatif kehadirannya, tetapi menjadi mainstream, aktor utama dalam aktivitas ekonomi di dunia," papar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ini.

Sementara itu, Ketua Dewan Pengurus Golkar Institute, Ace Hasan Syadzily menyebut tema signifikasi Indonesia dalam presidensi G20 2022 mendatang sangat relevan dan sesuai dengan visi misi Golkar Institute.

“Isu ini sangat penting karena anak-anak muda Golkar harus berwawasan global. Ini sebagaimana visi dan misi Golkar Institute," tegas Ace Hasan.

Executive Education Program for Young Political Leader 4 diikuti 40 orang dengan beragam latar belakang, mulai dari aktivis organisasi, civil society, akademisi, tenaga ahli/profesional hingga anggota DPRD.

Selama enam hari ke depan, para peserta akan mendapatkan materi-materi dari narasumber berreputasi nasional maupun internasional, seperti Prof Kishore Mahbubani, Prof Ginandjar Kartasasmita, Prof Eko Prasodjo, Prof Hamdi Muluk, Dr. Gun Gun Heryanto, serta para politisi senior Partai Golkar.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

UPDATE

Waspada Pemutihan Lahan Sawit Ilegal Secara Massal!

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:48

Pertemuan Eggi-Damai Lubis dengan Jokowi Disebut Diplomasi Tingkat Tinggi

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:23

Sudewo Juga Tersangka Suap Jalur Kereta Api, Kasus Pemerasan Jadi Pintu Masuk

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Damai Lubis Merasa Serba Salah Usai Bertemu Jokowi dan Terima SP3

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Putusan MK 234 Koreksi Sikap Polri dan Pemerintah soal Polisi Isi Jabatan Sipil

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:48

Khofifah: Jawa Timur Siap jadi Lumbung Talenta Digital Nasional

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:25

The Game Changer Kedua

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:59

Persiden Cabut Izin 28 Perusahaan, Kinerja Kemenhut Harus Tetap Dievaluasi

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:45

Evakuasi Korban Pesawat Jatuh

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:20

Pemerintah Diminta Perbaiki Jalan Rusak di Akses Vital Logistik

Rabu, 21 Januari 2026 | 04:59

Selengkapnya