Berita

Koordinator PPKM wilayah Pulau Jawa dan Bali, Luhut Binsar Pandjaitan/Repro

Politik

Kasus Aktif Turun hingga 98,9 Persen dari Bulan Juli, Luhut: Amerika Sangat Mengapresiasi

SENIN, 25 OKTOBER 2021 | 16:36 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Penanganan pandemi Covid-19 yang dilakukan pemerintah melalui penerapan PemberakuanPembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk sejumlah wilayah di Indonesia diapresiasi negara lain, salah satunya dari Amerika Serikat.

Koordinator PPKM wilayah Pulau Jawa dan Bali, Luhut Binsar Pandjaitan menerangkan, dengan diterapkannya PPKM kasus konfirmasi di Indonesia dan Jawa-Bali masing-masing telah turun hingga 98,9 persen dari kasus puncaknya 15 Juli lalu.

Menurut Luhut, capaian tersebut dilihat dunia sekaligus menjadi gambaran mereka terhadap Indonesia yang berhasil menekan angka penyebaran pandemi Covid-19.


"Apa yang kita hasilkan ini (dari pelaksanaan PPKM), perjalanan kami kemarin ke Amerika minggu lalu sangat diapresiasi," kata Luhut dalam jumpa media secara virtual terkait update PPKM, Senin (25/10).

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi ini menegaskan, pandemi Covid-19 akan sukses dilakukan jika adanya kerja sama antar jajaran pemerintah untuk melakukan pengawasan ketat.

"Kuncinya adalah kita masih mampu melakukan briefing ke seluruh jajarannya untuk memperhatikan pengawasan dan prokes ini," ucapnya.

Kata Luhut, di sejumlah negara tidak dilakukan seperti di Indonesia, sehingga banyak gelombang baru Covid-19 yang membuat negara-negara tersebut kewalahan dalam mengantisipasi penyebaran pandemi.

"Di banyak negara itu tidak terjadi. Itu sebabnya serangan gelombang bergelombang itu terus terjadi, seperti yang mulai terjadi itu minggu kemarin di Belanda," tutupnya.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

UPDATE

Waspada Pemutihan Lahan Sawit Ilegal Secara Massal!

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:48

Pertemuan Eggi-Damai Lubis dengan Jokowi Disebut Diplomasi Tingkat Tinggi

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:23

Sudewo Juga Tersangka Suap Jalur Kereta Api, Kasus Pemerasan Jadi Pintu Masuk

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Damai Lubis Merasa Serba Salah Usai Bertemu Jokowi dan Terima SP3

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Putusan MK 234 Koreksi Sikap Polri dan Pemerintah soal Polisi Isi Jabatan Sipil

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:48

Khofifah: Jawa Timur Siap jadi Lumbung Talenta Digital Nasional

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:25

The Game Changer Kedua

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:59

Persiden Cabut Izin 28 Perusahaan, Kinerja Kemenhut Harus Tetap Dievaluasi

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:45

Evakuasi Korban Pesawat Jatuh

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:20

Pemerintah Diminta Perbaiki Jalan Rusak di Akses Vital Logistik

Rabu, 21 Januari 2026 | 04:59

Selengkapnya