Berita

Pembekalan politik bagi kader perempuan PDIP di Jateng/RMOLJateng

Politik

PDIP Jateng Gelar Pembekalan Politik untuk Dorong Makin Munculnya Legislator Perempuan

SENIN, 25 OKTOBER 2021 | 00:44 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

DPD PDIP Jawa Tengah fokus menyiapkan kader perempuan untuk persiapan menghadapi Pemilu 2024. Sehingga Jateng sebagai kandang banteng bisa mendongkrak perolehan suara dari perempuan kader PDIP.  

Untuk mendukung hal tersebut, DPD PDIP Jateng menggelar pembekalan kader perempuan di Kantor DPC PDIP Karanganyar. Pembekalan tersebut diikuti oleh kader perempuan PDIP Karanganyar.

Fungsionaris DPD PDIP Jawa Tengah, Agustina Wilujeng mengatakan, tema kegiatan ini adalah “Perempuan Untuk Anak Negeri Indonesia" atau Puan Indonesia. Di mana program tersebut untuk mendorong perempuan lebih memahami politik.  


"Jangan diasumsikan macam-macam. Karena Puan Indonesia itu kepanjangannya Perempuan Untuk Anak Negeri Indonesia. Puan itu (artinya) perempuan," jelas Agustina Wilujeng, Minggu sore (24/10), dikutip Kantor Berita RMOLJateng.  

Ditambahkan Agustina, pendidikan politik ini dilaksanakan untuk mengumpulkan calon-calon potensial. Meski begitu, setelah mendapat pendidikan politik kader perempuan ini tidak serta merta harus jadi calon legislatif.

"Jika tidak ingin menjadi caleg, mereka bisa menjadi penggerak di masyarakat. Untuk bantu menyiapkan penyelamatan terhadap generasi muda, dan anak-anak. Bentuk riilnya memberikan dukungan untuk pemenuhan gizi anak dan pencegahan stunting," imbuhnya.  

Agustina juga menyampaikan kader perempuan mempunyai nilai spesifik positif saat berjuang, perempuan lebih setia dan lebih rajin. Lebih banyak mendedikasikan diri karena secara kultur perempuan memiliki anugrah lebih.

"Saat perempuan sudah mencintai partai maka dia akan melakukan dengan maksimal. Jadi pendidikan kader perempuan ini akan memberikan nilai tambah yang sangat positif bagi partai," tandasnya.

Ketua DPC PDIP, Bagus Selo menambahkan, pendidikan politik bagi kader perempuan di PDIP Karanganyar ini bisa menambah pengetahuan wawasan. Sekaligus membangkitkan semangat perempuan di struktur PDIP untuk ikut terjun bersama dengan kader yang lain.

"Pendidikan politik diberikan tidak hanya untuk kaum lelaki, tetapi perempuan juga perlu dibekali pendidikan politik yang diharapkan 30 persen keterlibatan perempuan bisa terpenuhi. Setelahnya diharapkan memberikan kontribusi bagi kabupaten Karanganyar," pungkasnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

SGU Gandeng Poltek SSN Perkuat Pendidikan Siber Keamanan

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:09

Jokowi Bohong soal 54 Kali Ajak Makan Siang PKL Solo

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:02

Sentralisasi Hambat Otonomi Daerah

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:49

Kejagung Periksa Tujuh Saksi Kasus TPPU Febrie, Empat Penyidik Polri

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:05

Terungkap Jokowi Ikut Dirikan Gerindra di Solo Jelang Pemilu 2009

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:00

Satgas Jaga Jakarta dan FKDM Jangan Loyo Antisipasi Tawuran Warga

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:28

Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Pengedar Etomidate

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:24

Beredar Hasil Survei 32 Capres 2029

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:02

DKPP Putus Perkara Helikopter KPU pada 29 Juli

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:23

GOR Ciracas Diserbu 3.190 Pelamar Kerja

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:05

Selengkapnya