Berita

Petugas keamanan menyisir lokasi ledakan di ibukoya Uganda/Al Jazeera

Dunia

Ledakan Bom Gegerkan Ibukota, Presiden Uganda: Ini Aksi Terorisme

MINGGU, 24 OKTOBER 2021 | 21:39 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Ibukota Uganda, Kampala dikejutkan oleh ledakan yang terjadi pada Sabtu malam (23/10) waktu setempat. Akibat ledakan tersebut, satu orang meninggal dunia dan lima lainnya luka-luka.

Menurut keterangan pihak polisi, ledakan terjadi di sebuah restoran pinggir jalan yang populer di divisi Kawempe di Kampala.
    
Presiden Uganda Yoweri Museveni geram dengan kejadian itu. Ia menyebut ledakan itu sebagai tindakan terorisme. Museveni berjanji akan memburu mereka yang bertanggung jawab.


Museveni mengatakan, ia telah diberitahu bahka ledakan itu terjadi tidak lama setelah tiga orang meninggalkan sebuah paket di tempat kejadian yang kemudian meledak.

Para penyelidik masih menyisir lokasi kejadian, di mana bom paket diledakan serta menelusuri para tersangka. Namun ia lantang mengatakan bahwa kejadian itu merupakan aksi terorisme.

"Tampaknya ini adalah aksi teroris, tetapi kita akan menangkap pelakunya,” kata Museveni dalam sebuah unggahan di Twitter pada Minggu (24/10).

"Masyarakat tidak perlu takut, kami akan mengalahkan kriminalitas ini seperti kami telah mengalahkan semua kriminalitas lain yang dilakukan oleh babi yang tidak menghargai kehidupan," sambungnya, seperti dikabarkan Al Jazeera.

Ini bukan kali pertama suara bom menggema di Uganda pada bulan Oktober ini. Tanggal 8 Oktober lalu, kelompok militan ISIS mengaku bertanggung jawab atas dugaan serangan bom di sebuah pos polisi di Kawempe, tidak jauh dari lokasi ledakan bom akhir pekan ini.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya