Berita

Apel siaga DPP GP Nasdem di Kampus Akademi Bela Negara (ABN), Jakarta Selatan/Ist

Politik

Nasionalisme dan Agama Saling Merekatkan untuk Melawan Anasir Pengancam NKRI

SABTU, 23 OKTOBER 2021 | 06:38 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Mengawal Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari paham-paham lain perlu dilakukan oleh semua pihak.

Tak terkecuali Garda Pemuda Nasdem yang berkomitmen bersama para santri untuk merekatkan semangat nasionalisme yang ditempatkan dalam nilai-nilai keagamaan sebagai ruhnya.

"KH Hasyim Asyari menyampaikan, agama dan nasionalisme adalah dua kutub yang tidak berseberangan. Nasionalisme bagian dari agama dan keduanya saling menguatkan," kata Sekjen DPP GP Nasdem, Mohammad Haerul Amri dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (23/10).


Dalam momentum peringatan Hari Santri Nasional, ia menekankan bahwa santri memiliki peranan penting bagi NKRI. Pertama, dalam konteks kemerdekaan bangsa Indonesia.

Santri mampu mengonsolidasikan diri sebagai kekuatan anak bangsa dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan RI. KH Hasyim Asy'ari menjadi tokoh penting dalam gerakan itu.

"Hal itu bisa dibuktikan dengan munculnya semangat resolusi jihad oleh KH Hasyim Asyari bersama para ulama, para kiai dan santri saat menghadapi pertempuran 10 November 1945 di Surabaya, Jawa Timur," ucap Gus Aam.

Di sisi lain, Ketua Bidang Agama dan Kebhinekaan DPP GP Nasdem, Chepy Aprianto menegaskan komitmen parpol dan santri penting dalam mengawal Pancasila tanpa ada anasir-anasir yang bertentangan dalam NKRI.

"Garda Pemuda Nasdem bersama para santri akan jadi garda terdepan penjaga NKRI dan ulama," tandasnya dalam apel siaga DPP GP Nasdem di Kampus Akademi Bela Negara (ABN), Jakarta Selatan, Jumat kemarin.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya