Berita

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sata bersama petinggi PPP di Munas Alim Ulama di Semarang, Jawa Tengah/RMOL

Politik

Meski Elektoralnya Bisa Naik, Anies Baswedan akan Berpikir Ulang Bersama PPP di Pilpres 2024

JUMAT, 22 OKTOBER 2021 | 18:19 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Dengan mengundang empat gubernur di Jawa, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dinilai menggunakan strategi tepat untuk menaikkan elektoral partai.

Demikian pandangan Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurni Syah kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat petang (22/10).

Menurut Dedi, jika nantinya para gubernur yang datang di acara Munas Ulama dapat membangun kemitraan politik yang baik dengan PPP, maka bukan tidak mungkin suara partai berlambah kakbah itu akan mengalami peningkatan.


"Jika kemudian semua tokoh ini berhasil membangun kemitraan politik dengan PPP, masih memungkinkan adanya peningkatan suara bagi PPP. Tetapi bagi tokoh, belum tentu berdampak sama," demikian kata Dedi.

Meski demikian, peningkatan elektoral belum tentu akan didapatkan oleh Gubernur yang hadir di acara tersebut.

Dedi kemudian mencontohkan sosok Anies Baswedan, ia meyakini orang nomor satu di Jakarta itu akan berpikir dua kali jika bersama PPP dalam menyambut kontestasi Pilpres 2024.

Sebab, saat ini suara PPP masuk kategori rendah. Apalagi Anies sangat mungkin punya modal untuk berlabuh ke partai menengah.

Dalam pandangan Dedi, hanya Khofifah dan Ridwan Kamil yang berpotensi ditarik oleh PPP. Analisa dei, Gubernur yang karib disapa Emil dan Khofifah itu memiliki kelompok terbatas sebagai pendukung utama.

"RK berkutat dengan suara Jawa Barat, Khofifah dengan suara afiliasi Muslimat NU," pungkas Dedi.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

KDM Didukung DPRD Hentikan Alih Fungsi Lahan di Gunung Ciremai

Kamis, 22 Januari 2026 | 03:49

DPD Soroti Potensi Tumpang Tindih Regulasi Koperasi di Daerah

Kamis, 22 Januari 2026 | 03:25

Monumen Panser Saladin Simbol Nasionalisme Masyarakat Cijulang

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:59

DPRD Kota Bogor Dorong Kontribusi Optimal BUMD terhadap PAD

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:45

Alasan Noe Letto Jadi Tenaga Ahli Pertahanan Nasional

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:22

Peran Pelindo terhadap Tekanan Dolar AS

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:59

Retribusi Sampah di Tagihan Air Berpotensi Bebani Masyarakat

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:47

DPRD Kota Bogor Evaluasi Anggaran Pendidikan dan Pelaksanaan SPMB

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:20

Noe Letto Tegaskan Tidak di Bawah Bahlil dan Gibran: Nggak Urusan!

Kamis, 22 Januari 2026 | 00:59

Jabar di Bawah Gubernur Konten Juara PHK

Kamis, 22 Januari 2026 | 00:59

Selengkapnya