Berita

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo tidak menghadiri undangan PPP yang menggelar Munas Ulama di Semarang, jawa Tengah/Net

Politik

Tidak Hadiri Munas Ulama, Tanda Ganjar Pranowo Tidak Masuk Tokoh Berkarakter PPP

JUMAT, 22 OKTOBER 2021 | 16:53 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Ketidakhadiran Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam acara Munas Alim Ulama PPP beberapa hari lalu bisa disebut sebagai tanda bahwa Ganjar tidak masuk dalam karakter tokoh PPP.

Pendapat ini disampaikan Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat sore (22/10).

Menurut Dedi, diundangnya 4 Gubernur di Jawa saat Munas Ulama, secara politis PPP ingin membuka ruang kontestasi di internal parati. Caranya mengundang gubernur yang dirasa sukses kemudian dijajaki oleh PPP.


"Hal ini terlihat vulgar di mana Ganjar tidak terlihat dalam acara tersebut, bisa ditandai jika Ganjar tidak masuk dalam tokoh berkarakter PPP," demikian kata Dedi.

Pada Minggu hingga Senin (17-18/10), PPP menggelar Munas Alim Ulama di Semarang, Jawa Tengah. Selain konsolidasi internal, Partai berlambang kakbah itu mengundang 4 Kepala Daerah level Gubernur di Pulau Jawa.

Beberapa Gubernur yang diundang adalah Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Hanya kader PDIP itu  yang tak menghadiri undangan.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya