Berita

Erick Thohir saat acara "Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2021 dan Peluncuran Logo Baru Masyarakat Ekonomi Syariah" di Istana Negara/Repro

Politik

Kembangkan Ekonomi Syariah, Erick Thohir Buka Perwakilan Khusus MES di Luar Negeri

JUMAT, 22 OKTOBER 2021 | 15:54 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Dalam rangka memajukan perekonomian nasional dan keuangan syariah, Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) terus mendorong progam-program terobosan untuk terus mengembangkan ekonomi syariah di kancah internasional.

Salah satunya, MES berencana membuka Perwakilan Wilayah Khusus (PWK) di Luar Negeri.

"Alhamdulillah sudah terbuka di Rusia, Maroko, Sudan, Singapura, Korsel, Tiongkok, Arab Saudi. Kita sekarang juga coba ingin membuka di Pakistan, UAE, Thailand dan Brunei," kata Ketua Umum MES sekaligus Menteri BUMN Erick Thohir saat memberikan sambutan dalam acara "Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2021 dan Peluncuran Logo Baru Masyarakat Ekonomi Syariah" di Istana Negara, pada Jumat siang (22/10).


Menurut Erick, hal itu tidak lain sebagai upaya lobying sekaligus membuka penetrasi pasar daripada produk-produk Indonesia. Yakni melalui diaspora MES yang ada di luar negeri.

"Karena itu terima kasih Bapak Presiden dan Bapak Wakil Presiden terus memberikan kebijakan yang sangat dalam arti baik untuk keseimbangan yang kita lakukan termasuk menekankan pembukaan lapangan kerja dan pembukaan pengusaha-pengusaha baru," tuturnya.

Atas dasar itu, Erick berharap dukungan dari Presiden Jokowi merupakan bagian dari intervensi dan keberpihakan pemerintah kepada MES

"Tidak proteksi, ini memang sesuai dengan market, tapi intervensi dan keberpihakannya bisa mendapatkan dukungan," katanya.

"Terimakasih Bapak Wakil Presiden yang selama ini terus memberi arahan dan tentu Bapak Presiden yang hari ini bisa berkenan hadir di acara MES," demikian Erick Thohir.

Turut hadir dalam acara tersebut Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden yang juga Ketua Dewan Pembina MES Maruf Amin.

Kemudian, Ketua BPK yang juga Anggota Dewan Pembina MES Agung Firman Sampurna, Gubenur BI yang juga Ketua Dewan Pakar MES Perry Warjiyo, Menko Polhukam sekaligus Dewan Penggerak MES Mahfud MD, Menag Yaqut Cholil Qoumas, para Menteri Kabinet Indonesia Maju, perwakilan PBNU dan PP Muhammadiyah, serta santri dan pengurus MES lainnya.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

KDM Didukung DPRD Hentikan Alih Fungsi Lahan di Gunung Ciremai

Kamis, 22 Januari 2026 | 03:49

DPD Soroti Potensi Tumpang Tindih Regulasi Koperasi di Daerah

Kamis, 22 Januari 2026 | 03:25

Monumen Panser Saladin Simbol Nasionalisme Masyarakat Cijulang

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:59

DPRD Kota Bogor Dorong Kontribusi Optimal BUMD terhadap PAD

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:45

Alasan Noe Letto Jadi Tenaga Ahli Pertahanan Nasional

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:22

Peran Pelindo terhadap Tekanan Dolar AS

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:59

Retribusi Sampah di Tagihan Air Berpotensi Bebani Masyarakat

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:47

DPRD Kota Bogor Evaluasi Anggaran Pendidikan dan Pelaksanaan SPMB

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:20

Noe Letto Tegaskan Tidak di Bawah Bahlil dan Gibran: Nggak Urusan!

Kamis, 22 Januari 2026 | 00:59

Jabar di Bawah Gubernur Konten Juara PHK

Kamis, 22 Januari 2026 | 00:59

Selengkapnya