Berita

Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin saat kampanye Pilpres 2019/Net

Politik

Catatan 2 Tahun Jokowi-Maruf, PKS: Jaring Pengaman Sosial Kaum Ibu Masih Lemah

JUMAT, 22 OKTOBER 2021 | 09:38 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Persoalan angka kematian ibu (AKI) melahirkan dan angka kematian bayi (AKB) lahir menjadi catatan pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin yang genap dua tahun.

Wakil Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga DPP PKS, Diah Nurwitasari mengatakan, angka AKI dan AKB belum dapat memenuhi target SDGs di 2030.

Pada 2020 AKI Indonesia masih 230 per 100 ribu kelahiran, jauh dari target MDGs (tujuan pembangunan milenium) sebesar 102. Demikian dengan AKB yang mencapi 21 per 100 ribu kelahiran, masih jauh dari target SDGs sebesar 12 kematian.


"Pemerintah perlu memperkuat peran perempuan dan kaum ibu dalam proses pencanangan bangkit dari pandemi," kata Diah dalam keterangan tertulisnya, Jumat (22/10)

Selama pandemi, peran ibu dalam keluarga sangat penting sebagai benteng pertahanan dari dampak negatif pandemi.

Mulai dari melindungi kesehatan keluarga, pendamping anak saat belajar daring, termasuk peran sebagai ibu bekerja atau membantu kepala keluarga mempertahankan siklus ekonomi yang terpuruk.

Fungsi pendorong vaksinasi juga banyak dilakukan kaum ibu. Termasuk banyak kaum ibu yang kini menjadi orang tua tunggal karena suami meninggal terkena Covid-19.

"Jaring pengaman sosial untuk kaum ibu harus diberikan porsi lebih sebagai salah satu ujung tombak dalam penanganan pandemi," tandas Diah.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya