Berita

Bobby Adhityo Rizaldi/RMOL

Politik

Percepat Musdalub, Bobby Rizaldi Ditunjuk Jadi Plt Ketua Golkar Sumsel

JUMAT, 22 OKTOBER 2021 | 00:54 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar mengambil sikap pasca-penetapan tersangka oleh KPK terhadap Ketua DPD I Partai Golkar Sumsel, Dodi Reza Alex (DRA), yang juga Bupati Musi Banyuasin (Muba) atas kasus dugaan pengaturan fee dalam pengadaan proyek di Kabupaten Muba, Sabtu lalu (17/10).

Dari informasi yang dihimpun Kantor Berita RMOLSumsel, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menunjuk Bobby Adhityo Rizaldi untuk menggantikan DRA sebagai pelaksana tugas (Plt). Hal ini dibenarkan Sekretaris DPD I Golkar Sumsel, Herpanto.

"Informasinya seperti itu (sudah ditunjuk), namun SK DPP itu belum dikirim ke DPD Provinsi," kata Herpanto, Kamis (21/10).


Kabar tentang penunjukkan Bobby sendiri telah ramai di media sosial. Penunjukkan Ketua Badan Pemenangan Pemilu wilayah Sumatera II (Sumbagsel) itu dinilai wajar, karena keberhasilannya dalam menjalankan tugas. Salah satunya memenangkan Golkar di DPRD Sumsel.

"Nanti yang menyerahkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar, Lodewijk F Paulus," sambung Herpanto.

Terkait peran Bobby sebagai pelaksana tugas, dalam waktu dekat ini pihak DPD Golkar Sumsel akan mengadakan Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) dengan agenda mengganti DRA yang tersandung kasus hukum.

Ini sesuai dengan hasil rapat yang digelar oleh unsur pimpinan DPD I Golkar Sumsel dan telah dilaporkan pula ke DPP Partai Golkar.

"Tugas utamanya mengantarkan Musdalub yang memilih ketua dan kepengurusan baru, maka tugas Plt selesai, biasanya kalau sesuai AD/ART (dalam kurun waktu) sekitar tiga bulan," ungkap Herpanto.

Siapa Pengganti Dodi Reza Alex?


Namun demikian, Herpanto enggan bicara banyak terkait proses Musdalub nanti. Terutama soal sosok calon pengganti DRA. Menurutnya semua kader potensial berhak maju mencalonkan diri sebagai ketua.

Apalagi, sesuai arahan pusat dalam rapat pascapenetapan Dodi sebagai tersangka, DPD I Golkar Sumsel diminta untuk tetap kompak dan menjaga soliditas internal partai.

"Semua tergantung arahan dari DPP. Waktu itu sudah rapat dan sudah dilaporkan. Kalau soal DPP akan menerbitkan SK pengganti (DRA) kita tidak dikasih tahu dan baru ini (tahu sudah) beredar," jelasnya.

Herpanto juga memastikan jika program- program partai di Provinsi Sumsel tetap berjalan saat ini, seperti verifikasi faktual dan audit organisasi sesuai kriteria yang diminta KPU.

Terpisah, SK penunjukkan Bobby Rizaldi sudah diberikan oleh Airlangga Hartarto di Jakarta pada Kamis (21/10). SK yang dikeluarkan tanggal 18 Oktober 2021 itu bernomor Skep 424/DPP/Golkar/10/2021.

Menurut Ketua Harian DPD I Golkar Sumsel, RA Anita Noeringhati, Bobby dijadwalkan tiba di Palembang akhir bulan ini dan akan langsung memimpin rapat internal membahas program dan isu terkini.

"Pak Bobby akan ke Sumsel tanggal 27-28 Oktober ini, karena sampai hari Sabtu nanti masih ada acara (HUT) Partai Golkar, juga masih ada beberapa agenda lain," bebernya.

Dengan penunjukkan Bobby sebagai Plt Ketua DPD Golkar Sumsel, Anita mengaku senang karena tidak terjadi kekosongan di pucuk pimpinan di Golkar Sumsel. Apalagi saat ini, seluruh jajaran sudah dikonsolidasikan terkait kepentingan partai dalam target pemilu ke depan.

"Seperti yang disampaikan pusat, juga arahan Pak Bobby kepada seluruh kader dan pengurus DPD Partai Golkar Sumsel harus terus berjalan, program yang sudah ditetapkan juga harus terus di tindaklanjuti, sehingga kita bisa mempertahankan (kemenangan partai Golkar) di Provinsi Sumsel," tutup Anita yang juga Ketua DPRD Sumsel ini.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya