Berita

Direktur Indonesian Youth Leaders Change (IYLC) Institute, Muhammad Syarif Hidayatullah/RMOL

Politik

Jangan Lupakan Andil Besar Polri Tangani Covid-19

KAMIS, 21 OKTOBER 2021 | 18:32 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Dalam beberapa minggu terakhir, kinerja Polri disoroti publik. Sebabnya tindakan kekerasan berlebihan oknum aparatnya, penanganan kasus kriminal dan dugaan rudapaksa yang dilakukan oleh oknum Kapolsek.

Publik sempat diramaikan dengan viralnya tagar Percuma Lapor Polisi di media sosial dan sebuah video oknum anggota Polri yang membanting seorang mahasiswa pengunjukrasa di Tanggerang.

Direktur Indonesian Youth Leaders Change (IYLC) Institute, Muhammad Syarif Hidayatullah menilai, sorotan ini lahir hanya karena ulah segelintir oknum anggota kepolisian.


"Bukan karena perintah atasan apalagi perintah kelembagaan Polri. Jadi kurang tepat bila menjadi dasar untuk menyimpulkan kinerja Polri di bawah pimpinan Jenderal Sigit saat ini buruk," ungkap Syarif kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (21/10).

Aktivis yang karib disapa Chaliq ini mengatakan, publik harus memahami saat ini Polri memiliki andil besar dalam upaya penanganan virus corona baru (Covid-19).


"Mulai dari menggalakkan vaksinasi bagi masyarakat hingga membantu masyarakat miskin yang terdampak pandemi. Di titik ini Polri mesti diapresiasi," tuturnya.

"Termasuk pengamanan pelaksanaan PON di Papua yang berjalan lancar dan aman, di situ ada peran besar Polri. Jadi, jangan karena ulah oknum sehingga kita melupakan andil besar Polri saat ini," sambungnya.

Di sisi lain, kata mantan Ketua PB PMII ini, Polri harus menjadikan kritik yang disampaikan masyarakat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja Polri.

"Saya kira Kapolri sudah menyatakan bagi seluruh jajarannya untuk tidak anti kritik. Ini menjadi momentum bagi Polri untuk terus membenahi dan meningkatkan kinerja Polri untuk mewudkan Polri yang Presisi," pungkasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya