Berita

Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin/Net

Politik

Sadam Husen: Jokowi-Maruf Lemah Kepemimpinan dan Keteladanan

KAMIS, 21 OKTOBER 2021 | 14:34 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin memasuki tahun kedua masih lemah dalam beragam aspek.

"Ada dua faktor yang tidak terlihat dalam kepemimpinan Jokowi-Maruf Amin. Pertama adalah lemah dalam segi kepempimpinannya, dan kedua lemah keteladanan," ujar Ketua PD Pemuda Muhammadiyah Kuningan, Sadam Husen kepada Kantor Berita RMOLJabar, Kamis (21/10).

Menurutnya, lemah kepimpinan Jokowi-Maruf Amin ini terlalu banyak menyerahkan porsi-porsi kebijakan kepresidenan kepada menteri. Seharusnya hal itu bisa diambil dan merupakan haknya seorang presiden yang harus dikeluarkan.


"Seorang presiden dan wakil presiden itu pikirannya harus luas. Dia harus berbicara tataran bagimana masuk kepada geopolitikal, geoekonomi dan hadir di negara-negara besar sebagai presiden untuk berbicara ekonomi, berbicara masalah sosial dan masalah kesehatan," tegasnya.

Lemahnya kepemimpinan presiden ini membuat para menteri lebih banyak disorot oleh publik. Padahal, presiden dan wakil presiden dipilih dan menjadi harapan rakyat.

"Jadi yang terlihat saat ini, kabinetnya justru yang mengambil alih keputusan kebijakan yang seharusnya itu merupakan ranahnya Presiden," ujarnya.

Dari segi keteladanan pun demikian. RI 1dan RI 2 sejauh ini belum bisa menjadi panutan.

"Jadi, tidak ada satu hal yang mampu memuaskan dan kembali lagi kepada pengetahuan dalam kepemimpinan. Sampai saat ini, saya tidak menemukan keteladanan dari sisi kepemimpinan Jokowi," tandasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya