Berita

Pegawai Kakanwil Kemenkumham Jawa Timur mengenakan atribut pink soldier Squid Game/Net

Politik

Tes CPNS Dijaga Squid Game Soldier, Warganet: Norak, Beneran Norak!

KAMIS, 21 OKTOBER 2021 | 10:56 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Ada yang berbeda dengan suasana seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang digelar Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (kemenkumham) di Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, Rabu kemarin (20/10).

Dalam seleksi kompetensi dasar (SKD) formasi Penjaga Tahanan dan Pemeriksa Keimigrasian Kakanwil Kemenkumham Jatim, pengawas seleksi berdandan ala pink soldier seperti dalam serial film Squid Game.

Para pengawas mengenakan kostum berwarna pink dan topeng bersimbol persegi, bulat, serta segitiga persis seperti serial dari Korea Selatan itu.


Tak hanya seragam, mereka juga turut melengkapi penampilan dengan menggunakan senjata api mainan.

Sontak, aksi ini mendapat sorotan dari masyarakat, tak terkecuali para pengguna media sosial.

"Norak! Beneran norak! Buat apaan ditodong senapan kayak gitu? Walaupun cuma mainan, gue nangkepnya Kemenkumham lagi cosplay jadi penjahat," kritik akun @LordCondet dikutip redaksi, Kamis (21/10).

Warganet lain menilai, apa yang dilakukan Kemenkumham itu tak lebih dari menghambur-hamburkan uang negara.

"Duit rakyat cuman buat kayak ginian? Btw, habis berapa duit, baju gaje (enggak jelas) yang hanya untuk sekali pakai?" kritik akun @grey_fey.

Di sisi lain, Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim, Krismono menyebut bahwa atribut Squid Game yang dipakai jajarannya bertujuan untuk menciptakan suasana berbeda dalam seleksi CPNS.

"Kami ingin membuat peserta lebih rileks dan bahagia," ujar Krismono kepada wartawan.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

UPDATE

KDM Didukung DPRD Hentikan Alih Fungsi Lahan di Gunung Ciremai

Kamis, 22 Januari 2026 | 03:49

DPD Soroti Potensi Tumpang Tindih Regulasi Koperasi di Daerah

Kamis, 22 Januari 2026 | 03:25

Monumen Panser Saladin Simbol Nasionalisme Masyarakat Cijulang

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:59

DPRD Kota Bogor Dorong Kontribusi Optimal BUMD terhadap PAD

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:45

Alasan Noe Letto Jadi Tenaga Ahli Pertahanan Nasional

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:22

Peran Pelindo terhadap Tekanan Dolar AS

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:59

Retribusi Sampah di Tagihan Air Berpotensi Bebani Masyarakat

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:47

DPRD Kota Bogor Evaluasi Anggaran Pendidikan dan Pelaksanaan SPMB

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:20

Noe Letto Tegaskan Tidak di Bawah Bahlil dan Gibran: Nggak Urusan!

Kamis, 22 Januari 2026 | 00:59

Jabar di Bawah Gubernur Konten Juara PHK

Kamis, 22 Januari 2026 | 00:59

Selengkapnya