Berita

Gedung Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN)/Net

Politik

Politisi PDIP: Bukan Bubarkan BUMN, Tapi Copot Direksi Bermental Korup!

KAMIS, 21 OKTOBER 2021 | 09:57 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pembubaran perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berkinerja buruk adalah opsi keliru. Alih-alih membubarkan perusahaan, pemerintah harusnya lebih menyasar orang-orang yang ada di dalamnya.

Anggota Komisi VI DPR RI, Darmadi Durianto mengatakan, pembubaran perusahaan BUMN yang sakit hanya solusi jangka pendek. Sebab persoalan yang terjadi lebih kepada mental orang-orang di dalamnya yang kerap korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

"Masalah di BUMN yang paling utama adalah bagaimana mencari orang yang kapabel untuk memimpin BUMN tersebut dan punya jiwa entrepreneur, bukan jiwa KKN," tegas Darmadi Durianto dalam keterangan tertulisnya, Kamis (21/10).


Praktik KKN inilah yang membuat BUMN sulit menjadi perusahaan berdaya saing tinggi. Parahnya, praktik KKN seolah sudah menjadi kultur yang mengakar di perusahaan plat merah.

"Kenyataan, anak-anak perusahaan diduduki orang yang enggak jelas kompetensinya dan direksi perusahaan induk banyak merangkap jabatan," lanjut politisi PDIP ini.

Oleh karenanya, ia menilai pembubaran perusahaan BUMN adalah solusi jangka pendek. Jika ingin berjalan baik, maka yang ditindak adalah orang-orang di dalamnya.

"Mestinya saya kira yang harus dibubarkan itu direksi-direksi bermental KKN. Perusahaan yang masih bisa diselamatkan, harus dicari jalan keluar. BUMN yang under capacity harus dinaikkan kapasitasnya," tandasnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

SGU Gandeng Poltek SSN Perkuat Pendidikan Siber Keamanan

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:09

Jokowi Bohong soal 54 Kali Ajak Makan Siang PKL Solo

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:02

Sentralisasi Hambat Otonomi Daerah

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:49

Kejagung Periksa Tujuh Saksi Kasus TPPU Febrie, Empat Penyidik Polri

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:05

Terungkap Jokowi Ikut Dirikan Gerindra di Solo Jelang Pemilu 2009

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:00

Satgas Jaga Jakarta dan FKDM Jangan Loyo Antisipasi Tawuran Warga

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:28

Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Pengedar Etomidate

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:24

Beredar Hasil Survei 32 Capres 2029

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:02

DKPP Putus Perkara Helikopter KPU pada 29 Juli

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:23

GOR Ciracas Diserbu 3.190 Pelamar Kerja

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:05

Selengkapnya