Berita

Bupati Probolinggo (nonaktif) Puput Tantriana Sari/Net

Politik

Dalami Kasus Bupati Puput, KPK Periksa 18 Saksi di Polres Probolinggo

KAMIS, 21 OKTOBER 2021 | 09:46 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kasus jual beli jabatan serta dugaan gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) oleh Bupati Probolinggo (nonaktif) Puput Tantriana Sari masih terus didalami penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pelaksana Tugas (Plt) Jurubicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri mengatakan, hari ini, Kamis (21/10), penyidik memanggil 18 orang sebagai saksi untuk tersangka Puput.

"Pemeriksaan dilakukan di Polres Probolinggo Kota, Jalan Dr. Moch Saleh No.34, Sukabumi, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, Jawa Timur," ujar Ali kepada wartawan, Kamis pagi (21/10).


Saksi-saksi yang dipanggil yaitu, Agus Setijono selaku Sekretaris Dinas Dukcapil Pemkab Probolinggo; Gandhi Hartoyo selaku Direktur Perusahaan Air Minum (PDAM) Kabupaten Probolinggo; Yudhi Wibowo selaku Kabag Administrasi PDAM Kabupaten Probolinggo.

Selanjutnya, Yusiana selaku anggota Sistem Pengawas Internal (SPI) PDAM Kabupaten Probolinggo; Dharta Wira Kusuma selaku swasta; Anang Kadarisman selaku swasta; Yulika Anggraini selaku swasta; Sugeng Basori selaku swasta.

Kemudian, Edy Suryanto selaku Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Pemkab Probolinggo; Abdul Ghofur selaku Camat Tongas; M. Syarifuddin selaku Camat Leces; Ponirin selaku Camat Kraksaan; Puja selaku Camat Besuk; Rachmad Hidayanto selaku Camat Pajarakan; Imam Syafi'i selaku Camat Banyuanyar.

Lalu, Heri Sulistyanto selaku Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Pemkab Probolinggo; Zulfikar Imawan H. IR selaku wiraswasta; dan Zamroni selaku kepala desa.

Selama sepekan terakhir, penyidik KPK juga telah memeriksa banyak saksi-saksi untuk menyelesaikan berkas perkara Puput. Akan tetapi, KPK belum membeberkan hasil pemeriksaan selama sepekan terakhir. Sehingga, belum diketahui apa saja yang didalami penyidik kepada para saksi-saksi selama sepekan terakhir.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

SGU Gandeng Poltek SSN Perkuat Pendidikan Siber Keamanan

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:09

Jokowi Bohong soal 54 Kali Ajak Makan Siang PKL Solo

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:02

Sentralisasi Hambat Otonomi Daerah

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:49

Kejagung Periksa Tujuh Saksi Kasus TPPU Febrie, Empat Penyidik Polri

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:05

Terungkap Jokowi Ikut Dirikan Gerindra di Solo Jelang Pemilu 2009

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:00

Satgas Jaga Jakarta dan FKDM Jangan Loyo Antisipasi Tawuran Warga

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:28

Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Pengedar Etomidate

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:24

Beredar Hasil Survei 32 Capres 2029

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:02

DKPP Putus Perkara Helikopter KPU pada 29 Juli

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:23

GOR Ciracas Diserbu 3.190 Pelamar Kerja

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:05

Selengkapnya