Berita

Aksi 212/Net

Politik

Prabowo Sudah Ditinggalkan, Mujahid 212 Beri Saran Jadi King Maker Usung Duet Anies-Fadli Zon

KAMIS, 21 OKTOBER 2021 | 08:47 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sosok Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto ternyata sudah dilupakan mayoritas alumni Aksi 212. Alasannya, karena Menteri Pertahanan RI itu telah "melukai" Habib Rizieq Shihab dan para pengikutnya.

"Dia (Prabowo) sebenarnya sudah kami lupakan," ujar Mujahid 212, Damai Hari Lubis kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (21/10).

Di satu sisi, Damai menyadari bahwa Prabowo Subianto merupakan sosok yang memiliki bekal untuk bisa menjadi calon presiden. Di mana pencalonan tersebut membutuhkan ambang batas 20 persen jumlah kursi di parlemen. Sementara Gerindra merupakan partai pemilik 13,57 persen kursi di Senayan.


“Jadi tidak dapat dinafikan Prabowo memiliki kans sebagai capres dengan kebutuhan cukup menggandeng satu parpol saja agar terpenuhi presidential threshold," kata Damai.

Namun demikian, Damai menyarankan agar Prabowo untuk melupakan ambisi menjadi capres dan mengutamakan kepentingan tanah air bangsa dan negara bangsa.

Alumni 212, sambungnya, akan tetap konsisten memberi dukungan lahir batin jika Prabowo hanya menjadi king maker.

"Cukup menjadi king maker lalu menunjuk Anies Baswedan (non partisan) yang sukses menjadi Gubernur DKI," terang Damai.

Sementara untuk bakal calon wakil presiden yang mendampingi Anies, Prabowo disarankan untuk menunjuk Wakil Ketua Umum Gerindra, Fadli Zon. Mantan Wakil Ketua DPR RI ini merupakan sosok yang tetap menunjukan solidaritas atau keakraban dengan organisasi PA 212 dan para simpatisan 212 serta pengikut beliau Habib Rizieq.

“Fadli Zon tetap memperlihatkan rasa hormat kepada Habib Rizieq serta masih menaruh empati kepada aktivis atau umat yang sedang atau tengah merasa terzalimi," tutur Damai.

Namun begitu, semua saran tersebut pada akhirnya juga akan disesuaikan dengan instruksi resmi Habib Rizieq.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Ini Lima Kebutuhan Dasar yang Jadi Tantangan Jakarta Versi Fahira Idris

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:21

Dari Modal Rp300 Ribu, IDEacraft Tembus Pasar Jateng Berkat Pemberdayaan BRI

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:09

Islam, Sosialisme, dan Keindonesiaan: Jalan Perjuangan Kader SEMMI

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:05

Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Masih Bisa Dilawan

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:41

Harga Pertamax Cs Diprediksi Turun pada Juli 2026

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:10

Pemprov DKI Perkuat Infrastruktur Sambut HUT ke-499

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:04

Belanda Buka Asa Lolos 32 Besar Usai Gulung Swedia 5-1

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:28

Kemendikdasmen Ditagih soal Putusan MK terkait Sekolah Swasta Gratis

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:06

Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa Untungkan Kubu Jokowi secara Opini

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:01

Aliansi BEM Persatuan Indonesia Dukung MBG, Ini Syaratnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 01:34

Selengkapnya