Berita

Direktur Eksekutif SMRC, Sirojudin Abbas/Repro

Politik

Menurun, Penilaian Publik Atas Upaya Pemerintah Kurangi Jumlah Orang Miskin

RABU, 20 OKTOBER 2021 | 00:46 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Terdapat penurunan penilaian positif warga atas kerja pemerintah dalam mengurangi jumlah orang miskin sejak ada Covid-19 di Indonesia dalam dua tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin.  

Hal itu terpotret dalam temuan survei opini publik yang dilakukan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) SMRC bertajuk "Evaluasi Publik Nasional Dua Tahun Kinerja Presiden Jokowi" yang dirilis secara daring di Jakarta, Selasa (19/10).

"Penilaian positif pada kinerja pemerintah mengurangi jumlah orang miskin mengalami penurunan dalam dua tahun terakhir," kata Direktur Eksekutif SMRC, Sirojudin Abbas, saat memaparkan hasil survei.


Sirojudin menambahkan, publik yang menilai kinerja pemerintah makin buruk dalam mengurangi jumlah orang miskin sebanyak 36 persen. Sedangkan, yang menyatakan tidak ada perubahan sebanyak 37 persen. Lalu, masih ada 4 persen yang menyatakan tidak tahu.

"Angka ini turun menjadi 23 persen pada survei September 2021," demikian Sirojudin Abbas.

Survei SMRC yang digelar pada 15-21 September 2021 ini menggunakan metode multistage random sampling dengan 1220 responden dan Margin of error (MoE) survei sebesar ± 3,19 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Peluang Emas Kuliah Gratis Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026 Resmi Dibuka

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Di Posko Pengungsian, Gibran Pastikan Kebutuhan Anak-Anak Terpenuhi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Prioritaskan Guru PPPK Wilayah 3T Jadi PNS

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:19

Utang AS Terus Membengkak, Tekanan Fiskal Makin Besar

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:16

Jangan Sampai Utang Gerogoti Ruang Fiskal

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:07

Purbaya Siapkan Rp31 Triliun untuk Pengalihan PPPK ke Pusat

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:05

Emas “di Bawah Bantal” Warga RI Capai 1.800 Ton, Nilainya Diprediksi Tembus Rp4.400 Triliun

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:01

Tak Benar Febrie Minta Emas 74 Kg hingga Uang Dikembalikan

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:45

Pemerintah Raup Rp34 Triliun dari Lelang SUN

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Iran Siapkan Serangan Balasan hingga Eropa Jika AS Perluas Perang

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Selengkapnya