Berita

Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amiin/Net

Politik

Potret 2 Tahun Jokowi-Maruf: Tren Kondisi Keamanan Cenderung Stabil

SELASA, 19 OKTOBER 2021 | 15:15 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Gambaran umum dari publik terhadap kinerja dua tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin terekam di dalam survei terbaru Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).

Survei nasional terbaru SMRC yang digelar pada 15-21 September 2021 ini memgangkat tema "Evaluasi Publik Nasional 2 Tahun Kinerja Presiden Jokowi" dengan melibatkan 1220 responden.

Salah satu temuan dalam survei tersebut yakni menunjukkan suara mayoritas publik yang menilai kondisi keamanan nasional cukup baik selam dua tahun pemerintah Jokowi-Maruf.


Direktur Eksekutif SMRC, Sirojudin Abbas mengurai, warga yang menilai kondisi keamanan baik dan sangat baik mencapai angka 61,3 persen.

Sedangkan yang menilai kondisi keamanan buruk/sangat buruk sebanyak 11,8 persen, dan ada pula 24,2 persen yang menilai sedang saja.

"Sementara, yang tidak tahu/tidak menjawab 2,7 persen.," ujar Sirojudin Abbas dalam pemaparan hasil surveinya secara virtual, Selasa (19/10).

Adapun jika melihat tren selama dua tahun kepemimpinan Jokowi-Maruf Amin, diterangkan Sirojudin, kondisi keamanan nasional dinilai cenderung stabil.

Dalam potret hasil suveinya, tercatat persepsi publik yang menilai kondisi keamanan baik dan sangat baik pada September 2021 sebanyak 61,3 persen.

"Ini, kurang lebih stabil dibanding September 2019 60,4 persen. Penilaian positif atas kondisi keamanan kurang lebih stabil dibanding 2019," imbuhnya.

Survei SMRC yang digelar pada medio 15-21 September 2021 ini menggunakan metode multistage random sampling dengan 1220 responden.

Margin of Error (MoE) survei kurang lebih sebesar 3,19 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya