Berita

Direktur Eksekutif Survei Nasional Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Sirojudin Abbas/RMOL

Politik

Survei SMRC: Tren Politik Dua Tahun Jokowi-Maruf Memburuk

SELASA, 19 OKTOBER 2021 | 14:39 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kondisi politik Tanah Air memburuk dua tahun terakhir sejak kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin.

Hal itu terpotret dalam rilis terbaru Survei Nasional Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) bertema "Evaluasi Publik Nasional 2 Tahun Kinerja Presiden Jokowi" yang digelar pada 15 sampai 21 September 2021.

Dalam survei tersebut, warga yang menilai kondisi politik nasional baik/sangat baik tercatat 26,8 persen. Sementara yang menilai buruk/sangat buruk 24,4 persen. Lalu, ada 37,1 persen yang menilai sedang, dan tidak tahu/tidak menjawab 11,7 persen.


"Kalau dilihat trennya secara umum dua tahun terakhir, yang menilai kondisi politik baik ada penurunan. Dari 41 persen pada survei September 2019 menjadi 26,8 persen pada September 2021," kata Direktur Eksekutif SMRC, Sirojudin Abbas saat memaparkan hasil surveinya, Selasa siang (19/10).

SMRC juga mencatat ada peningkatan penilaian negatif atas kondisi politik Tanah Air. Yakni, dari 14,5 persen pada September 2019 menjadi 24,4 persen pada September 2021.

"Secara umum memang kita melihat agak cenderung memburuk," tandasnya.

Survei SMRC dilakukan pada 15 sampai 21 September 2021 menggunakan metode multistage random sampling melibatkan 1.220 responden dengan margin of error (MoE) survei sebesar kurang lebih 3,19 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

UPDATE

KKB dan Ancaman Nyata terhadap Kemanusiaan di Papua

Jumat, 20 Maret 2026 | 05:59

Telkom Turunkan 20 Ribu Personel Amankan Layanan Telekomunikasi

Jumat, 20 Maret 2026 | 05:40

Salat Id Sambil Menikmati Keindahan Gunung Sumbing dan Sindoro

Jumat, 20 Maret 2026 | 05:19

PKS Minta DPR dan Pemerintah Rombak APBN 2026

Jumat, 20 Maret 2026 | 04:55

Ketika Gerakan Rakyat Kehilangan Akar

Jumat, 20 Maret 2026 | 04:35

BGN Perketat Pengawasan Sisa Pangan dan Limbah MBG

Jumat, 20 Maret 2026 | 04:15

Tokoh Perempuan Dorong Polri Telusuri Dugaan Aliran Dana Asing

Jumat, 20 Maret 2026 | 03:59

Arsitek Penyelesaian Kasus HAM Masa Lalu di Timor Leste

Jumat, 20 Maret 2026 | 03:33

Pertemuan Prabowo-Megawati Panggilan Persatuan di Tengah Kemelut Global

Jumat, 20 Maret 2026 | 03:13

Pengamanan Selat Bali

Jumat, 20 Maret 2026 | 02:59

Selengkapnya