Berita

Pengamat penerbangan Alvin Lie/Net

Politik

Rachel Vennya Minta Maaf, Alvin Lie: Urusan Selesai?

SELASA, 19 OKTOBER 2021 | 07:50 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Selebgram Rachel Vennya akhirnya meminta maaf dan mengaku salah kepada Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno lantaran kabur dari kewajiban karantina usai datang dari luar negeri.

Permintaan maaf ini lantas mendapat tanggapan dari pengamat penerbangan Alvin Lie. Pertama-tama, mantan anggota Ombudsman RI tersebut bertanya-tanya, apakah permintaan maaf Rachel Vennya itu cukup untuk mengakhiri kasus ini.

“Cukup dengan minta maaf ditambah materai Rp 10 ribu urusan selesai? 86?” tanyanya lewat akun Twitter pribadi, Selasa (19/10).


Selanjutnya, dia bertanya-tanya apakah usai kejadian ini Rachel Vennya justru akan diangkat menjadi seorang duta. Hal tersebut sering kali terjadi, di mana seorang artis melakukan pelanggaran hukum dan justru berujung penganugerahan yang bersangkutan menjadi duta.

Di satu sisi, Alvin Lie juga menekankan bahwa ada hukum yang berlaku atas kasus ini. Dia juga mengingatkan, hukum tidak boleh pandang bulu.

“Lantas buat apa ada peraturan? Katanya Hukum Tidak Pandang Bulu?” ujarnya.

Ucapan maaf disampaikan Rachel dalam sebuah konten YouTube milik selebriti Boy William, Senin (18/10). Selain kepada kedua menteri tersebut, Rachel Vennya juga meminta maaf kepada orang-orang yang telah berjuang melawan Covid dan semua orang yang terlibat untuk menangani kasus ini.

"Aku minta maaf juga sama Menteri Kesehatan, sama Menteri Pariwisata, sama semuanya yang sampai harus buka suara, sampai harus repot sama hal ini," terangnya.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya