Berita

Wakil Ketua Komisi X DPR, Abdul Fikri Fakih/Net

Politik

Prokes Ketat Jadi Kunci Menghalau Klaster Covid-19 di Satuan Pendidikan

SENIN, 18 OKTOBER 2021 | 21:26 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Seluruh pemangku pendidikan di daerah tidak boleh lengah dalam memantau penerapan protokol kesehatan semasa Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Penerapan protokol kesehatan secara ketat merupakan menjadi kunci agar tidak terjadi klaster penyebaran Covid-19 di dalam satuan pendidikan.

Begitu harapan Wakil Ketua Komisi X DPR, Abdul Fikri Fakih saat Workshop Pendidikan secara marathon dengan tema “Kondisi Kesehatan Dalam Rangka Akselerasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas” di Kota Tegal, Kabupaten Tegal dan Kabupaten Brebes, Jawa Tengah akhir pekan lalu.

Dia mengatakan bahwa beberapa kabupaten/kota yang saat ini berstatus PPKM Level 2 dan Level 3 sudah melangsungkan PTM secara terbatas. Secara khusus Abdul Fikri Fakih mengapresiasi tiga daerah di Jawa Tengah yang capaian vaksinasi pelajarnya terbilang berhasil.


Ketiga daerah itu adalah Kota Tegal, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Brebes dosis pertama sudah di angka 99 persen, dan dosis kedua sudah di angka 70 persen.

"Perlu kita berikan tepuk tangan untuk ketiga kabupaten ini, tetapi juga tidak boleh kemudian lengah dan protokol kesehatan tidak diterapkan," ujarnya.

Sementara itu, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Dasar Menengah (Ditjen PAUD Dikdasmen) Kemendikbudristek yang diwakili oleh Direktur SMA, Suhartono Arham mengurai bahwa terdapat sejumlah hal yang perlu diakukan dalam upaya melaksanakan PTM Terbatas.

Pertama mendorong pembukaan PTM  untuk memberi kesempatan kepada peserta didik kita mengejar ketertinggalan belajar yang telah mereka alami di masa pandemi ini.

Kedua, mendorong meningkatnya vaksinasi bagi guru dan tenaga kependidikan untuk melindungi guru-guru kita dari bahaya penularan Covid-19. Selanjutnya,  mendorong vaksinasi bagi peserta didik usia 12 tahun ke atas untuk membentuk kekebalan komunal di satuan pendidikan.

Selain itu, juga harus menjaga kewaspadaan eksosistem satuan pendidikan. Bagaimanapun Covid-19 telah melandai di hampir semua daerah, namun pandemi ini belum berakhir dan masih memiliki kemungkinan tereskalasi jika lengah.

“Oleh karena itu, Kemendikbudristek mendorong bagi daerah yang ada di level satu, dua, dan tiga  agar segera membuka PTMT,” tutupnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya