Berita

Ketua Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu, Arief Poyuono/Ist

Politik

Arief Poyuono Ungkap Andil Pinjol Bagi Pertumbuhan Ekonomi, Jokowi Tak Perlu Kesal

SABTU, 16 OKTOBER 2021 | 10:41 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Peredaran pinjaman online (Pinjol) perlu menjadi renungan bagi pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Suka tidak suka, keberadaan pinjol baik yang legal maupun ilegal telah memberi dampak pada pertumbuhan ekonomi.

"Maraknya pinjol legal dan ilegal juga punya andil terhadap pertumbuhan ekonomi nasional walau perekonomian yang dijalankan dengan high cost economy loh," kata Ketua Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu, Arief Poyuono kepada redaksi, Sabtu (16/10).


Arief Poyuono mengurai, banyak masyarakat menengah ke bawah menggunakan uang hasil pinjol untuk belanja kebutuhan sehari-hari.

"Masyarakat kecil banyak yang tidak punya tabungan alias pendapatan keluarganya tidak mencukupi. Sehingga, pinjol jadi alternative bagi mereka," lanjut Poyuono.

Kenyataan tersebut sekaligus menjadi hal yang pahit bagi pemerintah. Sebab melihat fakta yang terjadi di lapangan, penggunaan pinjol menjadi bukti fungsi-fungsi perbankan BUMN sebagai intermediasi/perantara keuangan tidak berjalan.

Oleh sebab itu, Arief Poyuono meminta kepada Presiden Joko Widodo tidak merespons keberadaan pinjol secara berlebihan.

"Enggak perlu emosi dan kesal ya Kangmas Jokowi tentang pinjol, diambil maknanya saja dan dorong perbankan nasional, khususnya perbankan BUMN menjalankan fungsi intermediasinya hingga ke masyarakat perekonomian kelas bawah," tandasnya.

Populer

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

UPDATE

Energi Bersih Semakin Diminati Sektor Industri dan Bisnis

Jumat, 23 Januari 2026 | 20:09

Relawan Bara JP Hapus Nama Jokowi

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:52

Pengelola Apartemen Jakarta Utara Bantu Polisi Putus Rantai Peredaran Narkoba

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:24

Produk Warga Binaan Didorong Masuk Kopdes Merah Putih

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:01

Wamenkomdigi Tegaskan Jaringan di Sumbar dan Sumut Hampir Pulih 100 Persen

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:52

Sinergi untuk Akselerasi, Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan UMKM

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:45

Raja Maroko Puji Soliditas Nasional di Piala Afrika 2025

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:27

Iran Batasi Akses Internet demi Putus Komando Teroris Asing ke Perusuh

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:05

Kasus Kuota Haji: Dito Ariotedjo Ungkap hanya Ditanya Satu Pertanyaan Soal Fuad Hasan

Jumat, 23 Januari 2026 | 17:59

Kongres XXII: Sujahri-Amir Tidak Sah Pimpin GMNI

Jumat, 23 Januari 2026 | 17:43

Selengkapnya