Berita

Dubes Pakistan Muhammad Hassan saat menyerahkan surat kepercayaan kepada Presiden Joko Widodo, 4 Februari 2021/Ist

Dunia

Dubes Muhammad Hassan: Indonesia dan Pakistan Bertanggung Jawab Menyuarakan Kepentingan Umat Muslim di Dunia

JUMAT, 15 OKTOBER 2021 | 22:31 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Sebagai dua negara dengan penduduk umat Muslim terbanyak, Indonesia dan Pakistan memilik tanggung jawab yang besar untuk menyuarakan kepentingan umat Muslim di dunia. Kedua negara juga perlu menyatukan langkah untuk menghadapi Islamophobia.

Demikian dikatakan Duta Besar Republik Islam Pakistan, Muhammad Hassan, dalam perbincangan dengan redaksi di kantornya di kawasan Mega Kuningan, Jumat siang (15/10).

Dubes Hassan yang baru bertugas di Jakarta pada bulan Februari lalu bersyukur karena hubungan Indonesia dan Pakistan amat baik. Hubungan baik juga terjalin antara masyarakat kedua negara.


“Pakistan menghargai Indonesia bukan hanya karena masyarakat kedua negara adalah saudara sesama Muslim, tetapi juga karena kita berbagi hampir semua persoalan penting yang ada di tingkat regional maupun global. Sejak kemerdekaan kedua negara di era 1940an kita saling mendukung satu sama lain,” ujar Muhammad Hassan yang sebeumnya adalah Dubes Pakistan untuk Tunisia.

Dia menambahkan, Pakistan merasa terhormat karena pendiri negara itu Quaid-i-Azam (Pemimpin Besar) Muhammad Ali Jinnah menerima penghargaan tertinggi dari Indonesia untuk jasa-jasanya mendukung Indonesia di masa-masa perjuangan.

“Kedua negara adalah anggota OIC (Organization of Islamic Cooperation) yang mana ini merupakan salah satu faktor penting lain di balik hubungan baik kedua negara.  Indonesia merupakan negara dengan penduduk Muslim terbanyak di dunia, dan Pakistan adalah negara dengan penduduk Muslim terbanyak kedua. Jadi, sesungguhnya kita memiliki tanggung jawab yang sangat besar di OIC khususnya untuk menyuarakan dan membela kepentingan umat Muslim, seperti di Palestina dan Kashmir. Saat ini persoalan besar yang kita hadapi adalah Islamophobia. Untuk ini pun kita mengkordinasikan posisi kita di OIC,” urainya.

Masih menurut Dubes Hassan, hubungan baik kedua negara juga diturunkan dalam berbagai pembicaraan di berbagai forum.

“Kita memiliki hubungan politik yang baik, kita memiliki kedekatan budaya (culture affinity), dan yang tidak kalah penting kita juga memiliki hubungan ekonomi yang baik,” demikian Dubes Hassan.


Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Ruang Digital Kondusif Faktor Penting Jaga Stabilitas Ekonomi dan Politik

Rabu, 05 Agustus 2026 | 04:03

Dibungkam Maung Bandung 2-1, STY Sebut Pemain Persija Belum Maksimal

Rabu, 05 Agustus 2026 | 03:43

Kuliah Koperasi untuk Feri Amsari

Rabu, 05 Agustus 2026 | 03:18

Gagasan Anti-Penjajahan Soemitro jadi Modal Bangsa Hadapi Dinamika Global

Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:55

BRI Gelar Kick-Off BRIncubator 2026 Songsong Akselerasi UMKM Naik Kelas

Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:33

Ziarahi Makam Bung Karno, Muzani Tegaskan Indonesia Rumah Bersama

Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:12

Penentu Tingkat Kesuksesan suatu Negara

Rabu, 05 Agustus 2026 | 01:43

Ikan Gabus Baik untuk Ibu Pascamelahirkan, Begini Penjelasannya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 01:17

Indonesia-Thailand Makin Mantap Jaga Kawasan Selat Malaka

Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:58

Utang Pinjol Warga RI Naik 25,88 Persen, Tembus Rp105 Triliun Hingga Juni 2026

Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:30

Selengkapnya