Berita

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Muhammad Ali Ramdhani/RMOL

Politik

Tingkatkan Kualitas Guru Madrasah, Kemenag Kebut Finalisasi Modul Literasi Digital

JUMAT, 15 OKTOBER 2021 | 14:27 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama (Pendis Kemenag) telah menggulirkan program Literasi Digital Madrasah. Program Literasi Digital Madrasah dilaksanakan sebagai upaya Kemenag dalam meningkatkan kualitas dan kompetensi guru madrasah.

Program ini dilakukan berjenjang sesuai tingkatan, yaitu jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA).

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Muhammad Ali Ramdhani mengatakan, guru madrasah sebagai garda terdepan dalam menyiapkan generasi masa depan, tentunya memiliki peran penting.


Oleh sebab itu, guru madrasah harus memiliki kualitas dan kompetensi yang unggul, terlebih di bidang literasi digital.

“Kita menghendaki guru madrasah yang memiliki kualitas dan kompetensi yang unggul. Kualitas guru yang unggul tentunya akan berdampak pula pada kualitas anak didik di madrasah,” kata Ramdhani, Jumat (15/10).

Dalam pelaksanannya, Direktorat GTK Madrasah bekerja sama dengan lembaga kemitraan, Yayasan Pengembangan Pendidikan dan Telematika Indonesia (YPPTI).

YPPTI merupakan sebuah lembaga yang konsen pada bidang pendidikan, telekomunikasi dan informatika, serta pendampingan masyarakat.

Team Leader Literasi Digital Madrasah, Farid Saifuddin Zuhri mengatakan, program Literasi Digital Madrasah dikemas dengan system luring dan daring diperuntukan bagi guru-guru madrasah seluruh Indonesia.

Upaya ini dilakukan agar guru-guru madrasah bisa mendapatkan pemahaman dan penguatan materi literasi digital.

“Saat ini sudah pada tahap finalisasi modul dan bahan bacaan. Modul dan bahan digunakan oleh fasilitator di daerah dalam menyampaikan materi kepada guru-guru,” papar Farid.

Sebelumnya, lanjut Farid, telah dilaksanakan sosialisai virtual Gerakan Literasi Digital Madrasah.

Sosialisasi dilakukan berjenjang  secara bertahap, tahap pertama untuk jenjang MI, tahap kedua untuk jenjang MTs dan tahap ketiga untuk jenjang MA.

“Sosialisasi sudah kami laksanakan secara virtual dengan berjenjang. Sosialisasi menghadirkan Dirjen Pendis, Direktur GTK Madrasah, serta narasumber yang kompeten di bidang literasi digital,” terang Farid.

“Alhamdulilalh lebih dari 6000 peserta ikut sosialisasi virtual,” imbuhnya.

Setelah finalisasi modul, tambah Farid, tim akan melakukan Training of Trainer (ToT) bagi fasilitator daerah.

Menurutnya, fasilitator daerah nantinya yang akan memberikan pelatihan langsung kepada guru dan tenaga kependidikan madrasah di daerah pilot project.

"Tahun 2021 ini ada dua daerah pilot project, yaitu Kabupaten Garut dan Kudus. Tahun depan (2022) semoga bisa lebih banyak lagi yang kita dampingi," pungkas Farid.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya