Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Rakyat yang Berhak Marah, Jokowi Disarankan Evaluasi Kinerja Mensos Risma

KAMIS, 14 OKTOBER 2021 | 22:38 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Aksi kemarahan Menteri Sosial Tri Rismaharani lagi-lagi dilakukan. Kali ini Politisi PDIP itu terlibat adu mulut dengan warga Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

Merespons aksi marah-marah Risma itu, pengamat politik Universitas Nasional Andi Yusran mengusulkan pada Presiden Jokowi untuk segera mengevaluasi kinerjanya selama jadi orang nomor satu di Kemensos.

Menurut Andi, sebagai seorang menteri kemarahan Risma yang berulang kali dilakukan merupakan cerminan minimnya pemahaman sebagai seorang pembantu Joko Widodo.


"Pada tataran filosofi pemerintahan, Risma adalah pelayan rakyat. Sesungguhnya rakyatlah yang berhak marah kepada aparatur negara yang kinerjanya rendah," demikian kritik Andi yang disampaikan kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis malam (14/10).

Lebih lanjut Andi mengatakan, rakyat berhak marah pada seluruh pejabat karena sesunguhnya pemilik kedaulatan itu adalah rakyat.

Ditambahkan Andi, elite penguasa di Indonesia bisa menikmati berbagai fasilitas negara dari uang rakyat.

Sikap marah-marah Risma di ruang publik itu mengindikasikan bahwa sebagai mantan Walikota Surabaya dua periode itu membalikan filosofi sebagai pejabat pemerintah.

"Elite penguasa yang dzalim (Risma) cenderung membalik filosofi pemerintahan yang menempatkan diri mereka sebagai pemilik negeri dan rakyat sebagai abdinya," pungkasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya