Berita

Susilo Bambang Yudhoyono memamerkan lukisan karyanya di Pendopo Cikeas, Bogor, Jawa Barat/Repro

Politik

SBY Pajang 54 Lukisan Karyanya di Pendopo Cikeas

KAMIS, 14 OKTOBER 2021 | 08:32 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Presiden keenam Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono menggelar pameran lukisan karya-karyanya di Pendopo Cikeas, Bogor, Jawa Barat. Setidaknya, ada 54 lukisan karya SBY yang dipajang.

Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat, Andi Mallarangeng mengatakan, pameran yang dihadiri keluarga dan sahabat dekat SBY ini menyajikan karya yang membawa kesan bagi Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat itu.

"Sebagian besar adalah lukisan landscape tentang keindahan alam nusantara yang berkesan bagi sang pelukis," kata Andi Mallarangeng di akun media sosialnya, Rabu malam (13/10).


Diceritakan Andi, SBY memang menekuni dunia melukis sejak remaja. Tetapi, tidak kurang 50 tahun berlalu, barulah SBY kini aktif dan produktif melukis.

"Pak SBY baru mulai melukis sejak 5 bulan lalu. Hobby yang pernah ditekuni pada waktu remaja terpendam selama lebih dari 50 tahun dan baru sekarang ini terluapkan secara produktif," terangnya.

Diceritakan Andi, SBY belajar secara otodidak melalui YouTube. Walau begitu, karakter goresan tangan SBY pada kanvas serta pemilihan komposisi warna pun sudah memiliki karakter yang kuat.

"Lukisan Pak SBY merupakan paduan antara naturalisme, realisme, ekpresionisme, serta ada unsur abstraknya. Cat acrylic membuat paduan antara garis dan warna pemandangan menjadi sangat berkesan," tuturnya.

Beberapa lukisan diakui sudah terjual dan dibeli kerabat yang datang. Hasil penjualan ini nantinya akan dipakai untuk membangun Galeri Seni SBY-Ani di Pacitan, Jawa Timur mengenang mendiang istri SBY, Ani Yudhoyono.

"Sebagian lukisan yang digelar sudah sold. Dibeli oleh para sahabat. Mungkin besok pun sudah terjual semua. Hasilnya semuanya untuk pembangunan Museum dan Galeri Seni SBY-Ani di Pacitan, Jawa Timur. Luar biasa Pak SBY," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya