Berita

Gerindra disarankan Capreskan Sandiaga Uno karena lebih disukai publik/Net

Politik

Publik Lelah dengan Prabowo, Gerindra Sebaiknya Capreskan Sandiaga Uno karena Lebih Disukai Publik

RABU, 13 OKTOBER 2021 | 13:45 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Selain karena tren elektabilitas terus menurun, kader Gerindra lainnya yakni Sandiaga Salahudin Uno dianggap lebih potensial menang jika Gerindra mengusungnya di Pilpres 2024.

Pendapat itu disampaikan Direktur Eksekutif Indonesia Political Opininion (IPO) Dedi Kurnia Syah saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (13/10).

Menurut analisa Dedi, Prabowo dan Sandiaga Uno adalah dua kader Gerindra yang sama-sama memiliki elektabilitas tinggi. Yang menjadi perbedaan, tingkat kesukaan publik pada Sandiaga Uno jauh lebih tinggi ketimbang Prabowo.


"Meskipun Prabowo-Sandiaga sama-sama populer dan elektabilitas keduanya tinggi, tetapi Sandiaga miliki tingkat kesukaan publik yang jauh lebih tinggi dibanding Prabowo," tandas Dedi.

Lebih lanjut Dedi menilai, di saat tren elektabilitas Prabowo menurun, elektabilitas Sandiaga Uno berpotensi terus meningkat.

Apalagi, Dedi melihat publik sudah kelelahan dengan sosok Prabowo yang sudah maju di Pilpres selama 3 kali.

"Prabowo dalam prespektif publik alami kelelahan pemilih, dimana ia tidak lagi potensi untuk dijual dalam pemasaran politik, perolehan Prabowo sudah memuncak," pungkas Dedi.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya