Berita

Ketua DPW Nasdem Lampung, Herman HN, usai menerima SK pengangkatan dari Ketua DPP Nasdem Taufik Basari/RMOLLampung

Politik

Resmi Pimpin Nasdem Lampung, Herman HN Diyakini Tak akan "Bersih-bersih" Pengurus Lama

RABU, 13 OKTOBER 2021 | 10:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Setelah resmi menerima Surat Keputusan DPP yang mengesahkan dirinya sebagai Ketua DPW Nasdem Lampung, Herman HN diberikan waktu 30 hari untuk menyusun kepengurusan baru.

Penyusunan kepengurusan, dikatakan Herman HN, sebagai langkah awal dari kepemimpinannya di Nasdem Lampung. Selain juga melakukan konsolidasi dan perkenalan kepada para pengurus Nasdem Lampung.

"Pertama susun kepengurusan, kemudian diajukan ke pusat, setelah ini DPW jalan tapi pengurus DPD tetap jalan," kata mantan kader PDIP ini usai menerima SK di Kantor DPW Nasdem Lampung, Jumat (8/10) lalu.


Terkait kepengurusan yang akan disusun, salah satu elite Partai Nasdem mengatakan, hal ini merupakan hak prerogatif Herman HN selaku Ketua DPW.

Meski begitu, ia mengaku para pengurus lama tidak khawatir akan digeser dengan "bersih-bersih" yang dilakukan oleh mantan Walikota Bandarlampung dua periode itu.

Sementara itu, Ketua DPD Nasdem Kota Metro, Garinca Reza mengatakan, saat melakukan konsolidasi di kediamannya, Senin kemarin (11/10), Herman HN mengatakan tidak akan meninggalkan pengurus lama dalam struktur kepengurusan baru.

Menurut mantan Wakil Ketua DPW ini, struktur kepengurusan memang diputuskan oleh ketua, tapi dalam prosesnya tetap berdasarkan komunikasi dengan pengurus sebelumnya.

"Enggak mungkin dia sendiri terus orang lama disingkirkan semua, penyusunannya masih berkomunikasi dan bertanya dengan pengurus yang ada, terutama Sekretaris DPW lama Fauzan Sibron," ujarnya, Selasa (12/10), dikutip Kantor Berita RMOLLampung.

Mengenai siapa sajakah yang akan menjadi pengurus DPW Nasdem Lampung di bawah kepemimpinan Herman HN, Garinca meminta masyarakat untuk menunggu hingga satu bulan ke depan.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

PJJ dan WFH Didorong Jadi Standar Baru di Jakarta

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:02

Prajurit di Perbatasan Wajib Junjung Profesionalisme dan Disiplin

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:00

Airlangga Bidik Investasi Nvidia hingga Amazon

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:42

Indonesia Jadi Magnet Event Internasional

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:26

Macron Cemas, Prabowo Tawarkan Jalan Tengah

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:23

Rismon Sianipar Putus Asa Hadapi Kasus Ijazah Jokowi

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:11

Polda Metro Terima Lima LP terkait Materi Mens Rea Pandji

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:09

Prabowo Jawab Telak Opini Sesat Lewat Pencabutan Izin 28 Perusahaan

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:26

Polisi Bongkar 'Pabrik' Tembakau Sintetis di Kebon Jeruk

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:16

Pesan Prabowo di WEF Davos: Ekonomi Pro Rakyat Harus Dorong Produktivitas

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:04

Selengkapnya