Berita

Presiden Joko Widodo dan Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono/Net

Politik

Kalau Jokowi Masih Menghargai SBY, Seharusnya Moeldoko Dipecat

RABU, 13 OKTOBER 2021 | 10:33 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Langkah Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Jenderal TNI (Purn) Moeldoko yang terus merongrong Partai Demokrat pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menuai kecaman banyak pihak. Salah satunya Pendiri Jaringan Nusantara, Aam S.

Dia bertanya-tanya tentang siapa sutradara besar yang mendorong Moeldoko untuk terus melakukan rongrongan. Aam yakin mantan panglima TNI itu hanya orang yang disetir untuk membuat Partai Demokrat tetap dalam masalah sehingga tidak bisa ikut Pemilu 2024.

“Tampaknya Moeldoko hanya wayang. Dia disetir untuk terus berbuat demikian. Teganya mereka melakukan ini pada Partai Demokrat,” tegasnya kepada redaksi, Rabu (13/10).


Aam tidak habis pikir dengan orang-orang yang berniat mencelakai Partai Demokrat dan tidak menghargai Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang pernah dua periode memimpin negeri ini.

Seharusnya, Presiden Joko Widodo sebagai orang yang melanjutkan SBY sebagai presiden menaruh rasa hormat. Minimal dengan memberi tindakan tegas pada Moeldoko yang berniat buruk.

“Kalau Jokowi masih menghargai SBY, mestinya dengan tegas melarang Moeldoko untuk memecah belah Partai Demokrat atau segera memecat Moeldoko sebagai Kepala Staf Presiden,” tutupnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya