Berita

Natalius Pigai/Ist

Politik

Erick Thohir Sesumbar Untung Freeport Naik 100 Persen, Natalius Pigai: Papua Dapat Apa?

RABU, 13 OKTOBER 2021 | 09:44 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pertumbuhan pendapatan PT Freeport yang diklaim pemerintah telah meningkat 100 persen dinilai tidak sepenuhnya dirasakan rakyat Indonesia.

Sejauh ini, rakyat Papua yang telah berdampingan dengan Freeport selama 52 tahun sama sekali tidak merasakan keuntungan dari eksplorasi kekayaan tanahnya sendiri.

Hal tersebut ditekankan aktivis asal Papua, Natalius Pigai dalam merespons klaim pemerintah yang menyebut keuntungan Freeport mencapai 100 persen sejak sahamnya diambil alih pemerintah sebesar 51 persen.


"Ini tidak adil bagi Papua. Papua dapat apa?" kata aktivis Natalius Pigai kepada redaksi, Rabu (13/10).

Saat peletakan batu pertama pembangunan smelter PT Freeport Indonesia di kawasan ekonomi khusus (KEK) Gresik, Jawa Timur, Selasa kemarin (12/10), Menteri BUMN, Erick Thohir menyebut keuntungan Freeport akan menyentuh Rp 105 triliun. Nilai tersebut naik 100 persen dari tahun sebelumnya yang hanya Rp 50 triliun.

Menteri BUMN bahkan memproyeksikan keuntungan bersih Freeport tahun ini akan naik Rp 40 triliun dari tahun sebelumnya senilai Rp 10 triliun.

Namun sayangnya, klaim peningkatan keuntungan tersebut tidak benar-benar dirasakan sepenuhnya oleh rakyat. Oleh karena itu, Pigai mengaku akan tetap menyuarakan kritik-kritiknya atas ketimpangan yang terjadi selama ini, khususnya yang dialami masyarakat Papua.

"Semua yang baik akan terlihat, yang buruk juga akan ketahuan. Saya bukan orang jahat, saya pembela kemanusiaan dan keadialan!" tutupnya.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

PJJ dan WFH Didorong Jadi Standar Baru di Jakarta

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:02

Prajurit di Perbatasan Wajib Junjung Profesionalisme dan Disiplin

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:00

Airlangga Bidik Investasi Nvidia hingga Amazon

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:42

Indonesia Jadi Magnet Event Internasional

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:26

Macron Cemas, Prabowo Tawarkan Jalan Tengah

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:23

Rismon Sianipar Putus Asa Hadapi Kasus Ijazah Jokowi

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:11

Polda Metro Terima Lima LP terkait Materi Mens Rea Pandji

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:09

Prabowo Jawab Telak Opini Sesat Lewat Pencabutan Izin 28 Perusahaan

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:26

Polisi Bongkar 'Pabrik' Tembakau Sintetis di Kebon Jeruk

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:16

Pesan Prabowo di WEF Davos: Ekonomi Pro Rakyat Harus Dorong Produktivitas

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:04

Selengkapnya