Berita

Media Inggris mempublikasikan artikel yang menyebut bahwa Rusia mencuri formula vaksin, yang dikembangkan oleh perusahaan Inggris-Swedia AstraZeneca/Net

Dunia

Rusia Dituduh Curi Formula AstraZeneca, Menlu Lavrov Geram

SELASA, 12 OKTOBER 2021 | 23:32 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Isu mengenai vaksin Covid-19 kembali mengundang perhatian publik internasional pekan ini. Sebuah media Inggris, The Sun pada tanggal 10 Oktober kemarin mempublikasikan artikel yang menyebut bahwa Rusia mencuri formula vaksin, yang dikembangkan oleh perusahaan Inggris-Swedia AstraZeneca.

Klaim yang dimuat di artikel itu menyebutkan bahwa mata-mata Rusia mencuri cetak biru untuk vaksin AstraZeneca untuk kemudian membuat vaksin Covid-19 buatan dalam negeri Sputnik V.

Klaim itu dibuat dengan merujuk keterangan dari seorang sumber anonim yang katanya dekat dengan informasi.


Menanggapi kabar itu, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov membantah dengan tegas.

“Untuk Inggris dan mitra Barat lainnya, saya tidak berpikir seseorang akan menganggap serius pernyataan tidak berdasar ini," kata Lavrov saat berbicara pada konferensi pers di ibukota Kazakh Nur-Sultan pada hari Selasa (12/10).

"Sudah banyak tuduhan tidak berdasar," sambungnya.

Vaksin Covid-19 AstraZeneca memicu laporan yang meski jarang terjadi, namun ada, yakni efek samping seperti pembekuan darah. Laporan semacam itu, kata Lavrov, tidak ditemukan pada Sputnik V. 


"Saya pikir setiap orang yang tertarik akan menarik kesimpulan untuk diri mereka sendiri," tegasnya seperti dikabarkan Al Jazeera.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya