Berita

Ketua Umum Partai Indonesia Terang (Pinter), Rizayati (kanan)/Ist

Politik

Ketum Partai Indonesia Terang: Kami Kedepankan Rekuritmen dan Pola Kaderisasi yang Berkualitas

SELASA, 12 OKTOBER 2021 | 21:45 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Partai politik memiliki arti penting dalam sebuah sistem demokrasi, karena keberadaan partai politik sebagai instrumen strategis bagi keberlanjutan demokrasi Indonesia di masa depan.

Hal itu yang ingin dituju Ketua Umum Partai Indonesia Terang (Pinter), Rizayati dalam proses pengkaderan di partai politiknya yang sedang diaupayakan untuk terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM.

"Kebebasan akan hak politik harus membawa perubahan terhadap negara ini. Begitupun dengan Partai Indonesia Terang. Kegairahan politik di Indonesia begitu tinggi, ini harus kita imbangi dengan rekruitmen pola kaderisasi yang berkualitas," kata Rizayati kepada awak media di Jakarta, Selasa (12/10).


Menurut Rizayati, yang juga penggagas program Indonesia Terang ini, demokrasi akan semakin baik apabila partai politik bisa lebih profesional dan akuntabel.

Untuk saat ini, dirinya menginginkan pengurus dan kader Partai Indonesia Terang lebih dulu memegang sikap professional, sehingga nantinya partai ini menjadi partai masa depan yang memiliki keberlanjutan.

"Dan bisa memberi kontribusi nyata bagi bangsa dan negara ini," tuturnya.

Disampaikan Rizayati, saat ini Partai Indonesia terang terus melakukan konsolidasi di semua daerah, dan semua tingkatan kepengurusan mulai DPD, DPC, DPAC hingga ranting, untuk perisiapan verifikasi faktual dari Kementerian Hukum dan HAM.

"Kami terus melakukan konsolidasi dan persiapan yang menyangkut administrasi dalam rangka menuju verifikasi factual dari Kementerian Hukum dan HAM," katanya.

Dirinya optimis Partai Indonesia Terang akan lolos menjadi partai peserta pemilu di 2024 mendatang.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

PJJ dan WFH Didorong Jadi Standar Baru di Jakarta

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:02

Prajurit di Perbatasan Wajib Junjung Profesionalisme dan Disiplin

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:00

Airlangga Bidik Investasi Nvidia hingga Amazon

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:42

Indonesia Jadi Magnet Event Internasional

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:26

Macron Cemas, Prabowo Tawarkan Jalan Tengah

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:23

Rismon Sianipar Putus Asa Hadapi Kasus Ijazah Jokowi

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:11

Polda Metro Terima Lima LP terkait Materi Mens Rea Pandji

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:09

Prabowo Jawab Telak Opini Sesat Lewat Pencabutan Izin 28 Perusahaan

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:26

Polisi Bongkar 'Pabrik' Tembakau Sintetis di Kebon Jeruk

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:16

Pesan Prabowo di WEF Davos: Ekonomi Pro Rakyat Harus Dorong Produktivitas

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:04

Selengkapnya