Berita

Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Muhammad Ali Ramdhani/Ist

Politik

Bersinggungan dengan Anak Didik, Kemenag Perkuat Literasi Digital Guru Madrasah

SELASA, 12 OKTOBER 2021 | 17:24 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Menjawab tantangan perkembangan digital yang begitu cepat, Kementerian Agama RI berupaya meningkatkan kualitas pengajaran dan pembelajaran bagi guru dan tenaga kependidikan madrasah.

Bentuk upaya konkretnya, menguatkan literasi digital dengan memaksimalkan pemanfaatan Teknologi Informsi dan Komunikasi (TIK) dalam proses pembelajaran.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Muhammad Ali Ramdhani mengatakan, dalam Renstra Kemenag 2020–2024, salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan pembelajaran di madrasah adalah penguatan literasi digital dan peningkatan pemanfaatan TIK dalam pembelajaran.


“Literasi digital pada madrasah akan memberikan penguatan pada kompetensi guru madrasah dengan tujuan utama untuk menghadirkan pendidikan yang terbaik bagi anak bangsa khususnya pada tingkat Madrasah Ibtidaiyah,” tutur Ramdhani, Selasa (12/10).

Menurut pria yang biasa disapa Prof. Dhani ini, ketika masuk pada ruang digital, sama dengan dunia nyata. Dengan demikian, etika dan sopan santun di dunia digital harus tetap dibangun.

“Kita harus membangun digital culture saat berada di dunia digital. Saat berada di dunia digital sesungguhnya sama saja ketika kita hidup pada dunia nyata,” terang Dhani.

Teknologi digital, lanjut Dhani, memberikan peluang yang memungkinkan peserta didik di madrasah untuk mengekspresikan diri sebagai konsumen. Tidak hanya itu, para peserta didik juga dapat menjadi produsen konten digital.

Oleh sebab itu, guru memiliki peran penting dalam mengawal pemahaman literasi digital kepada peserta didik.

“Karena guru adalah pihak yang bersinggungan langsung dengan peserta didik. Sehingga guru mampu mengawal anak-anak saat berada di dunia digital,” pungkas Dhani.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya