Berita

Gerindra menyatakan akan usung Prabowo sebagai Capres 2024/Net

Politik

Elektabilitas Menurun, Gerindra Jangan Gegabah Capreskan Kembali Prabowo Subianto

SELASA, 12 OKTOBER 2021 | 14:55 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Partai Gerindra disarankan tidak terburu-buru untuk menyatakan ke publik bahwa akan mengusung kembali Prabowo Subianto.

Saran itu disampaikan Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (12/10).

Dedi melihat, upaya menyuarakan pencapresan Prabowo di tahun 2024 mendatang bermuatan upaya menguji publik akan sosok pria yang kali ini menjadi Menteri Pertahanan itu.


"Statemen pengusungan Prabowo di 2024 lebih pada upaya menguji publik, terlalu dini jika itu sebuah keputusan final, mengingat ada dilema," demikian kata Dedi.

Dedi mengingatkan agar Gerindra tidak gegabah membuat keputusan final dan mulai mempertimbangkan untuk mengusung Sandiaga Uno.

Alasan Dedi, Sandiaga Uno tidak hanya memiliki elektabilitas yang tinggi, tetapi juga memiliki tingkat kesukaan publik jauh lebih tinggi ketimbang Prabowo.

Terlebih, dari berbagai hasil survei Prabowo terus mengalami penurunan elektabilitas.

"Gerindra miliki tokoh potensial di luar Prabowo, dan sama elitnya, yakni Sandiaga Uno. Meski sama populer, Sandiaga miliki tingkat kesukaan publik yang jauh lebih tinggi dibanding Prabowo," terang Dedi.

Sekretaris Jendral Partai Gerindra, memaparkan sejumlah alasan yang memastikan Prabowo bakal kembali maju di perhelatan akbar lima tahunan tersebut.

"Itu sebabnya, kita semua ingin agar Ketua Dewan Pembina dan Ketua Umum Gerindra, Pak Prabowo, dalam Pilpres 2024 maju sebagai Capres," ujar Muzani kepada wartawan, Minggu (29/8).

Muzani memaparkan, Partai Gerindra mempunyai jargon perjuangan yang berbunyi "berasal dari rakyat dan berjuang bersama rakyat", yang di mana itu menjadi satu alasan pihaknya memajukan kembali Prabowo yang memiliki sikap berbakti kepada bangsa dan negara.

Temuan terbaru Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC), elektabilitas pada simulasi tertutup tiga nama, Prabowo Subianto sedikit turun pada Mei 2021 elektabilitas tercatat 34,1 persen dan pada September 2021 turun ke 30,8 persen.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Ombudsman RI Pelototi Tata Kelola Haji

Kamis, 23 April 2026 | 10:15

Kemlu Protes Spanduk "Rising Lion" Israel di RS Indonesia Gaza

Kamis, 23 April 2026 | 10:06

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp17.274 per Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 09:21

Kisah Epik Sang ‘King of Pop’: Film Biopik Michael Resmi Menggebrak Bioskop Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:18

Ketua KONI Ponorogo Sugiri Heru Sangoko Dicecar KPK Soal Pemberian Fee ke Sudewo

Kamis, 23 April 2026 | 09:15

MUI Minta Jemaah Haji Doakan Pemimpin Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:14

Bursa Asia Menguat: Nikkei Cetak Rekor

Kamis, 23 April 2026 | 09:07

Harga Minyak Kembali Tembus 100 Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 08:58

Wall Street Perkasa Berkat Donald Trump

Kamis, 23 April 2026 | 07:41

Pentagon Pecat Petinggi Angkatan Laut John Phelan di Tengah Gencatan Senjata

Kamis, 23 April 2026 | 07:25

Selengkapnya