Berita

Gubernur Lemhannas Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo/Net

Politik

Perlu Segera Dicari Gubernur Lemhannas yang Berpikir Konstruktif dan Tidak Menyesatkan

SELASA, 12 OKTOBER 2021 | 14:23 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pernyataan dari Gubernur Lemhannas Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo bahwa TNI milik Presiden bukan milik rakyat, menjadi kontroversi baru di ruang publik.

Anggota Komisi I DPR RI Fadli Zon bahkan mendesak agar Agus Widjojo segera diganti. Apalagi yang bersangkutan sudah menjalani uji kelayakan dan kepatutan menjadi calon Dutabesar RI untuk Filipina.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu mendesak agar Agus Widjojo diganti oleh orang yang berpemikiran konstruktif dan tidak menyesatkan.


"Perlu segera (dicari) Gubernur Lemhannas yang berpikiran konstruktif dan bisa menjadi think tank yang tak menyesatkan,” ujarnya lewat akun Twitter pribadi, Selasa (12/10).

Kicauan itu menanggapi kicauan dari  Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid yang menyesalkan pernyataan Agus Widjojo keluar di saat yang bersangkutan akan menjalankan tugas baru sebagai Dutabesar Indonesia untuk Filipina pada akhir tahun ini.

"Agus Widjojo sudah di “fit and proper test” sebagai calon Dubes RI untuk Filipina," ujar Hidayat dalam akun Twitter pribadinya, Selasa (12/10).

Hidayat mengatakan, jangan sampai pernyataan itu malah menjadi warisan negatif dari Agus Widjojo di akhir masa tugasnya di Lemhannas.

"Semoga bukan karena beliau akan tinggalkan pos Gubernur Lemhannas, maka beliau meninggalkan legacy yang tak konstruktif untuk relasi Presiden,TNI dan rakyat," katanya.

"Karena sumpah prajurit dan kewajiban TNI tetap/tidak berubah," sambung Wakil Ketua Mejelis Syuro PKS ini.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

PJJ dan WFH Didorong Jadi Standar Baru di Jakarta

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:02

Prajurit di Perbatasan Wajib Junjung Profesionalisme dan Disiplin

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:00

Airlangga Bidik Investasi Nvidia hingga Amazon

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:42

Indonesia Jadi Magnet Event Internasional

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:26

Macron Cemas, Prabowo Tawarkan Jalan Tengah

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:23

Rismon Sianipar Putus Asa Hadapi Kasus Ijazah Jokowi

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:11

Polda Metro Terima Lima LP terkait Materi Mens Rea Pandji

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:09

Prabowo Jawab Telak Opini Sesat Lewat Pencabutan Izin 28 Perusahaan

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:26

Polisi Bongkar 'Pabrik' Tembakau Sintetis di Kebon Jeruk

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:16

Pesan Prabowo di WEF Davos: Ekonomi Pro Rakyat Harus Dorong Produktivitas

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:04

Selengkapnya