Berita

Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat, Hinca IP Pandjaitan/RMOL

Politik

Demokrat: Mendirikan Partai Politik Baru Lebih Fair daripada Mengambil Alih

SELASA, 12 OKTOBER 2021 | 12:54 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Partai Demokrat menyambut baik deklarasi partai politik baru yang siap memeriahkan gelaran Pemilu Serentak 2024. Terkini, parpol yang telah dideklarasikan itu adalah Partai Perkasa yang merupakan perubahan nama dari sebelumnya Partai Pelopor.

Partai Perkasa menyusul langkah Partai Gelora, Partai Buruh, Partai Ummat, hingga Masyumi Reborn sebagai partai baru yang siap memeriahkan Pemilu Serentak 2024.

Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat, Hinca IP Pandjaitan mengatakan, setiap warga negara mempunyai hak yang dijamin UUD 1945 pada pasal 28, yakni kebebasan berserikat dan berkumpul dengan mendirikan partai politik sebagai salah satu medianya.


"Dari Partai Demokrat, saya ingin mengucapkan selamat datang, ini cara yang terbaik," ujar Hinca kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (12/10).

Dikatakan Hinca, mendirikan atau mendeklarasikan partai politik baru merupakan cara yang elegan dilakukan, daripada berupaya mengambil alih partai politik yang sudah ada.

"Jangan kayak tetangga sebelah, yang mengambil partai yang sudah ada. Ya bikin saja partai, kan fair itu," sindir Hinca.

Anggota Komisi III DPR RI ini pun memastikan, Partai Demokrat siap bertanding dengan partai politik manapun. Tentunya, bagi yang sudah lolos verifikasi sebagai peserta Pemilu Serentak nanti.

"Kemudian apakah kita siap? Tentu sebagai partai politik kita siap berkompetisi dengan siapapun," pungkasnya.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya