Berita

Gubernur Lemhanas, Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo/Net

Politik

Desak Agus Widjojo Dicopot dari Jabatan Gubernur Lemhanas, PA 212: Pernyataannya Sangat Merongrong Kewibawaan TNI

SELASA, 12 OKTOBER 2021 | 09:48 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pernyataan Gubernur Lemhanas, Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo, dianggap sangat merongrong kewibawaan TNI. Sehingga sangat layak dicopot dari jabatannya.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Persaudaraan Alumni (PA) 212, Novel Bamukmin, menanggapi pernyataan Agus Widjojo yang menganggap bahwa narasi TNI bersatu dengan rakyat adalah sebuah narasi keliru.

Agus Widjojo menyebut narasi TNI bersatu dengan rakyat berlaku saat masa perang. Setelah merdeka, rakyat punyanya presiden.


"Pernyataan Agus Widjojo sangat merongrong kewibawaan TNI, karena TNI sudah dianggap sebagai kaki tangan penguasa kalau rakyat itu punyanya Presiden," ujar Novel kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (12/10).

Karena, kata Novel, jika rakyat dianggap punyanya Presiden, maka pantas rakyat saat ini diperlakukan semena-mena.

"Dan TNI pun sudah tidak manunggal dengan rakyat, sehingga saat ini TNI sudah dihadapkan dengan rakyat untuk kepentingan penguasa. Pantas saja rakyat dikesampingkan sedang TKA dari luar (banyak masuk), sementara tenaga kerja kita jadi masyarakat nomor dua," pungkas Novel.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya