Berita

Ketua Komisi I DPR RI, Meutya Hafid/Ist

Politik

Meutya Hafid: Selain Penopang Ekonomi di Masa Pandemi, Transformasi Digital Entrepreneurship Jadi Pembuktian Daya Saing

SABTU, 09 OKTOBER 2021 | 23:29 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ekonomi digital terbukti menjadi sektor baru penopang ekonomi Indonesia di tengah pendemi Covid-19. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang sangat cepat di era 4.0 membuat sektor bisnis bergeser ke era digital entreprenuership.

Begitu disampaikan Ketua Komisi I DPR RI, Meutya Hafid, dalam webinar bertajuk "Pemanfaatan Media Sosial Untuk Pemasaran UMKM" yang diselenggarakan di Jakarta, Sabtu (9/10).

Dikatakan Meutya Hafid, pemanfaatan internet di era digital saat ini sangat membantu dan berperan strategis bagi para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).


"Sebagai pendorong inovasi dan kemandirian masyarakat, hal ini juga bisa sebagai indikator keunggulan dan daya saing negara," ujar Meutya Hafid.

Legislator Partai Golkar itu menambahkan, pengadopsian teknologi internet di era pandemi Covid-19 di berbagai bidang sangat diperlukan. Hal ini, untuk mendorong kegiatan yang terhenti karena pandemi, seperti sektor ekonomi, bisa kembali bergerak.

Meutya menekankan, DPR RI saat ini terus mendorong pemerintah dalam hal ini Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk berpartisipasi aktif dalam melalukan pelatihan-pelatihan yang meningkatkan kemampuan para wirausaha seperti para pelaku UMKM dalam mengoptimalkan ruang digital guna meningkatkan transaksi dan nilai usahanya.

Dosen Vokasi Universitas Indonesia Devie Rahmawati sepakat dengan yang disampaikan Meutya. Menurutnya, UMKM, startup, dan korporasi harus berani memulai transformasi cara kerja dengan memanfaatkan teknologi digital.

“Penerapan teknologi dapat memberikan peluang bagi sebuah bisnis untuk dapat bergerak lebih cepat dan produktif walau bekerja secara jarak jauh,” pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

BRI Catat 6.022 Debitur KUR di Pangkalpinang, Didominasi Petani Sawit

Senin, 29 Juni 2026 | 22:23

Mengenal Emission Trade System

Senin, 29 Juni 2026 | 22:06

KPK Perpanjang Penahanan ASN BPK Sumsel Titin Rita Lestari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:52

DPR Minta Polisi Segera Penjarakan Penganiaya Caddy di Tangerang

Senin, 29 Juni 2026 | 21:36

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Perkuat Resiliensi Media demi Pembangunan Papua

Senin, 29 Juni 2026 | 21:34

Ahmad Muzani Bicara Potensi Wisata Religi Saat Temui Ketua MPR Uzbekistan

Senin, 29 Juni 2026 | 21:32

Bupati Muara Enim Edison Masih Nginep di Rutan KPK dalam 40 Hari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:14

DMO dan RKAB Harus jadi Prioritas Amankan Pasokan Batu Bara

Senin, 29 Juni 2026 | 20:44

Hampir Rampung, Sekolah Rakyat Kementerian PU di Bekasi Usung Gentengisasi

Senin, 29 Juni 2026 | 20:36

Brasil vs Jepang: Duel Raksasa di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026 | 20:28

Selengkapnya