Berita

Presiden Joko Widodo bersama Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI), Jusuf Kalla/Net

Politik

Jokowi Ketemu JK di Yogyakarta, Apa yang Dibahas?

SABTU, 09 OKTOBER 2021 | 20:00 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Di tengah kunjungan kerja Presiden Joko Widodo ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Sabtu (9/10), sebuah pertemuan tak terduga terjadi. Di mana, Kepala Negara menyempatkan diri bertemu bekas Wakil Presiden, Jusuf Kalla.

Kantor Berita Politik RMOL mengkonfirmasi pertemuan Jokowi dan sosok politisi senior Partai Golkar ini kepada Jurubicara Jusuf Kalla, Husain Abdullah.

Lantas, apakah sebenarnya yang dibahas dua tokoh nasional ini? Apakah membahas isu-isu yang sedang ramai diperbincangkan beberapa hari ini?.


"Tadi siang ketemu (Pak JK dengan Pak Jokowi), santap siang bareng," ujar Husein Abdullah melalui pesan singkat Whatsapp sesaat lalu.

Husein menuturkan, pertemuan JK dan Jokowi hari ini merupakan yang pertama kali dilakukan dalam keadaan tatap muka, setelah sekian lama tidak bertemu lantaran masih dalam suasana pandemi Covid-19.

Itu pun kata Husein, terbilang kebetulan. Karena, JK juga sedang melakukan kunjungan ke DIY untuk pelantikan  Pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) wilayah Yogyakarta, di Masjid Agung Syuhada Kotabaru, Yogyakarta.

"Kebetulan ada beberapa bulan tidak bertemu langsung, keduanya pun santap siang bareng di Gedung Agung Jogya," terangnya.

Dalam santap siang bersama tersebut, Husein mengatakan bahwa kedua tokoh yang sempat berpasangan memimpin Indonesia untuk pemerintahan periode 2014-2019 itu melakukan perbincangan ringan.

"Sambil bernostalgia juga," imbuhnya.

Namun, saat ditanya mengenai materi tertentu yang dibicarakan JK dengan Jokowi, termasuk apakah membahas isu Pemilu 2024, Husein Abdullah tidak bisa menjelaskannya.

"Kalau pembahasan spesifik saya tidak tau," ucapnya.

Namun yang jelas, Husein memastikan kedua tokoh politik ini selalu menjalin komunikasi meski sudah tidak bersama-sama dalam jabatan publik. Karena, sebelum Covid-19 pun Jokowi dan JK selalu melakukan pertemuan 1-2 kali dalam kurun waktu tertentu.

"Pastinya kedua tokoh bangsa ini bersilaturrahmi. Karena satu dua kali bertemu. Intinya kedua pemimpin tetap menjalin komunikasi," tandas Husein Abdullah.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

UPDATE

Titik Terang di Beltim, PT Timah Diperbolehkan Beli Timah Rakyat

Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:38

Mantri BRI Rela Terobos Kabut dan Jalan Terjal demi Jaga Asa Pelaku Usaha

Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:21

Alunan Bella Ciao Iringi Pembubaran Demo BEM UI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:57

BEM UI: Kemerdekaan Indonesia Masih Semu

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:45

Serba-Serbi Demo, Intel Cegat Massa Tak Berseragam Merapat Barisan BEM UI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:39

Peringatan Dini BMKG Modal Penting Hadapi Karhutla

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:28

MES Siapkan Jurus Jadikan Indonesia Pusat Ekonomi Syariah Dunia

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:13

Budaya KKN dan Koncoisme Penghalang Cita-cita Merdeka

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:00

Waspada! El Nino Tahun Ini Lebih Kuat dari 2015

Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:48

Said Abdullah: Rekam Jejak Destry-Aida Jadi Modal Pimpin BI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:38

Selengkapnya