Berita

Jaya Suprana/Ist

Jaya Suprana

Tidak Semua Pejabat Korup

SABTU, 09 OKTOBER 2021 | 14:45 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

SAHABAT merangkap mahaguru kejujuran saya, Harry Simon sempat berkisah tentang kejujuran almarhum Sophan Sophiaan yang di samping aktor layar lebar terkemuka, juga pernah berperan sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat.

Amplop

Pada suatu pagi hari, Sophan membuka laci meja kantornya di Gedung DPR dan menemukan selembar cek kontan sejumlah 60 juta rupiah. Sophan menanyai satu-persatu teman-teman di Gedung DPR itu. Beberapa orang menjawab dengan tersenyum,”Sudahlah, terima saja”.


Beberapa lama kemudian, seusai suatu rapat, seorang rekannya memasukkan amplop berisi uang 20 juta rupiah. Lagi-lagi ia dapat jawaban yang sama, “Sudahlah, terima saja”.

Hari selanjutnya ia menolak pemberian apapun, selain gaji resminya. Lambat namun pasti teman-temannya mulai menjaga jarak dengannya. Sophan hanya aktif di DPR sekitar 1,5 tahun. Ia mengajukan pengunduran diri dengan alasan kesehatan, padahal sebenarnya tidak tahan menghadapi lingkungan tugas serba tidak jujur.

Bungkusan

Pada suatu hari seorang tokoh nasional menghadap Gus Dur di kantor Istana Kepresidenan. Karena sang tokoh minta pertemuan dengan Gus Dur confidential, maka Gus Dur minta saya keluar dari kantor.

Tak lama kemudian sang tokoh nasional yang tidak akan saya sebut nama demi tidak melakukan pembunuhan karakter sehingga saya dilaporkan ke polisi, keluar dari kantor Gus Dur dengan wajah berseri-seri.

Kemudian saya dipanggil oleh Gus Dur masuk ke kantor kepresidenan. Gus Dur memberitahu saya bahwa sang tokoh nasional mengharapkan ditunjuk sebagai menteri apa pun, pokoknya menteri.

Kemudian Gus Dur minta saya membuka sebuah bungkusan yang menurut Gus Dur di akhir pertemuan dititipkan oleh sang tokoh nasional kepada Gus Dur.

Gus Dur minta bantuan saya sebab beliau tidak bisa melihat. Saya terkejut sebab ternyata bungkusan tersebut berisi uang keras dolar Amerika Serikat.

Setelah saya memberitahu bahwa bungkusan besar tersebut berisi banyak lembaran uang kertas dolar Amerika Serikat, langsung Gus Dur memerintahkan ajudannya memanggil kembali sang tokoh nasional agar Gus Dur dapat mengembalikan bungkusan besar berisi uang kertas Amerika Serikat tersebut kepada sang tokoh nasional.

Kejujuran

Pada hakikatnya almarhum Sophan Sophiaan dan Gus Dur menyadarkan saya bahwa keliru apabila saya memaksakan gebyah uyah alias pukul rata, alias generalisasi bahwa semua pejabat negara di Tanah Air Udara tercinta adalah koruptor.

Pada hakikatnya almarhum Sophan Sophiaan dan Gus Dur menyadarkan saya agar jangan merasa putus asa atas kejujuran bangsa Indonesia, sebab terbukti masih ada bahkan masih banyak warga Indonesia yang masih memilihi nurani kejujuran, maka tidak sudi melakukan perilaku yang tidak jujur.

Pada hakikatnya almarhum Sophan Sophiaan dan Gus Dur beserta Bung Hatta, Pak Dirman, Pak Hoegeng, Mas Marie dan lain-lain yang mustahil saya sebut semuanya secara nyata, bukan dengan kosmetik slogan politik hampa makna namun dengan perilaku nyata membuktikan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang jujur! MERDEKA!

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Jenderal Agus Subiyanto Tinjau Gladi Bersih Upacara HUT Ke-81 TNI

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:11

Rayakan Milad ke-81, GPI Gelar Sidang Dewan Organisasi di Bogor

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 17:22

Jalan Panjang Brigjen Ami Prindani Hingga Jadi Kadensus 88 Polri

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:47

Kurikulum Berbasis Cinta Dorong Pesantren Tanamkan Kesadaran Ekologi

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:47

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

PKPA Peradi Profesional Raih Rekor MURI Peserta Terbanyak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:52

Trump Pangkas Dana Iklim Global, Program Konservasi Orangutan RI Ikut Kena Imbas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:22

Ekspor Lesu - Stok Melonjak: Harga Minyak Sawit Mentah Catat Penurunan Mingguan Kedua

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:57

PP GPI Apresiasi Gebrakan Reformasi Suyudi di Tubuh Polri

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:45

DOJ Tutup Kasus Powell, Proyek Renovasi Fed Masih Berujung Audit

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:31

Selengkapnya