Berita

Presiden Xi Jinping/Net

Dunia

Xi Jinping kepada PM Fumio Kishida: Bagi China, Jepang adalah Harta yang Sangat Berharga

SABTU, 09 OKTOBER 2021 | 07:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Fumio Kishida melakukan diskusi dengan Presiden China Xi Jinping pada Jumat (8/10), untuk pertama kalinya sejak ia dilantik menjadi Perdana Menteri Jepang.

Dalam percakapan itu kedua pemimpin sepakat untuk meningkatkan komunikasi dan kerja sama, mengelola perbedaan dan berkoordinasi untuk mengatasi tantangan bersama.

Tetangga yang baik adalah harta yang luar biasa, begitulah arti Jepang untuk China, menurut Xi yang nampak berupaya memberikan kesan positif di tengah meningkatnya ketegangan dua negara akhir-akhir ini.


Ia berharap hubungan bilateral yang baik dapat menguntungkan kedua negara dan kemakmuran Asia dan dunia.

Xi juga mengingatkan bahwa tahun ini menandai peringatan 50 tahun normalisasi hubungan diplomatik antara China dan Jepang.

“Diharapkan kedua negara akan meninjau kembali aspirasi awal, bertemu di tengah jalan dan membuka prospek baru untuk pengembangan hubungan bilateral,” kata Xi, seperti dikutip Global Times, Kamis (8/10).

Xi berharap China dan Jepang harus belajar pengalaman dan pelajaran positif dalam hubungan diplomatik kedua negara serta mematuhi prinsip-prinsip yang ditetapkan dalam empat dokumen politik. Begitu juga mengenai permasalah Taiwan.

"China dan Jepang harus menangani dengan baik hal-hal sensitif utama yang berkaitan dengan sejarah dan pulau Taiwan," kata Xi.

Sementara Kishida menyatakan keinginannya untuk bekerja dengan China dalam belajar dari sejarah untuk mengembangkan hubungan yang konstruktif dan stabil serta mengelola perbedaan melalui komunikasi.

"Jepang bersedia meningkatkan ekonomi dan pertukaran orang-ke-orang dengan China, dan bekerja sama dalam pengendalian epidemi dan topik internasional lainnya," kata PM ke-100 Jepang itu.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya